Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Temui Korban Gempa NTT, Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Pemulihan dan Jelaskan Alasan Penundaan Kunjungan


SARIBERITA.ID
- Setelah lebih dari sepekan gempa bumi mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turun langsung meninjau lokasi bencana di Kabupaten Nagekeo. Dalam kunjungan tersebut, Kepala Negara memimpin langsung rapat penanggulangan bencana sekaligus menyapa dan memastikan terpenuhinya kebutuhan para pengungsi.

Bertempat di Posko Penanggulangan Bencana Kabupaten Nagekeo, Presiden Prabowo memimpin rapat koordinasi dengan jajaran terkait. Ia menyoroti sejumlah langkah percepatan pemulihan, mulai dari ketersediaan pangan hingga air bersih.

Untuk mengatasi krisis air bersih, Presiden Prabowo secara khusus meminta kolaborasi antar-lembaga guna menciptakan alat penyulingan air laut. Ia menginstruksikan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) agar bekerja sama dengan Universitas Pertahanan (Unhan) dan TNI untuk mengembangkan teknologi desalinasi. Teknologi ini diharapkan dapat segera membantu daerah-daerah yang mengalami keterbatasan air, termasuk wilayah Pulau Palue.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga mengungkapkan alasannya baru hadir secara fisik di NTT. Ia sengaja tidak datang pada hari-hari awal pascagempa agar pemerintah daerah serta petugas di lapangan dapat berkonsentrasi penuh menangani situasi darurat penyelamatan warga.

"Di awal-awal saya tidak mau datang karena saya mau beri kesempatan semua instansi untuk melayani rakyat langsung. Kadang-kadang kalau terlalu banyak pejabat pusat datang, terpecah konsentrasi. Pejabat daerah harus menjemput dan sebagainya, itu kadang-kadang ada kecenderungan akhirnya bisa mengalihkan fokus pertama," jelas Presiden Prabowo.

Meski demikian, Presiden menegaskan bahwa pemerintah pusat terus memantau kondisi di lapangan dan fokus pada pengiriman logistik. Menurutnya, mengerahkan pelayanan dan bantuan dari pusat adalah hal yang paling krusial dibandingkan sekadar datang meninjau tanpa membawa solusi konkret.

Usai memimpin rapat, Presiden Prabowo langsung beranjak menemui warga yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian. Kedatangannya disambut riuh oleh warga. Satu per satu Presiden menyapa dan menyalami para pengungsi di tengah kondisi posko yang serba terbatas.

Presiden juga mengecek langsung fasilitas penunjang di posko, mulai dari ketersediaan air bersih (water treatment) hingga fasilitas dapur umum. Ia secara tegas meminta jajaran pemerintah untuk segera mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar warga, termasuk penyediaan hunian sementara bagi para korban yang rumahnya hancur terdampak gempa.

Di hadapan para warga, Presiden Prabowo juga menceritakan hasil diskusinya dengan Kepala Daerah setempat dan menyampaikan komitmennya untuk membangun kembali NTT.

"Tadi Bupati sudah menyampaikan ke saya gagasan-gagasan beliau untuk membuat kabupaten ini nanti menjadi kabupaten yang sangat produktif. Dan kita akan bangun seluruh NTT, kita bangun seluruh Indonesia. Kita bangun kabupaten demi kabupaten, kecamatan demi kecamatan, desa demi desa. Rakyat kita harus hidup dengan baik dan sejahtera," tegas Prabowo menutup kunjungannya.

Kunjungan Presiden ini menjadi penegas bahwa pemulihan NTT tidak akan berhenti pada masa tanggap darurat saja, melainkan akan terus berlanjut hingga warga terdampak dapat kembali ke rumah dan menata kehidupan mereka dengan layak.[SB.104/Pebri]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital