SUKABUMI - Sebuah tragedi memilukan terjadi di Kampung Bandung, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sebuah rumah semi-permanen ludes terbakar dan mengakibatkan tiga orang anak yang merupakan kakak beradik tewas. Insiden mematikan ini dipicu oleh lilin yang terjatuh saat pemadaman listrik di wilayah tersebut.
Kejadian nahas ini terjadi pada pukul 19.30 WIB. Saat itu, wilayah desa sedang mengalami pemadaman listrik bergilir sehingga kondisi menjadi gelap gulita. Anggota keluarga di dalam rumah tersebut kemudian berinisiatif menyalakan lilin di ruang tamu sebagai alat penerangan. Nahas, setelah menyalakan lilin, para penghuni rumah tertidur. Lilin tersebut kemudian terjatuh mengenai karpet dan dengan cepat memicu kobaran api yang merembet ke atap serta dinding rumah yang terbuat dari bambu.
Iptu Yanuar Fajar dari pihak kepolisian setempat yang menangani kejadian ini menjelaskan kronologi awal mula kebakaran di lokasi kejadian.
"Anak pertama menyalakan lilin di ruang tamu karena kondisi lagi mati lampu. Nah, setelah menyalakan lilin kemudian tidur dan terjadilah kebakaran. Di dalam rumah ini totalnya ada lima penghuni; jadi tiga meninggal dunia dan yang dua selamat," ungkap Iptu Yanuar Fajar.
Lebih lanjut, Iptu Yanuar Fajar menjelaskan bahwa ketiga anak tersebut berstatus saudara kandung yang tinggal bersama sang nenek lantaran kedua orang tuanya tengah bekerja atau ada kegiatan lain di luar kota. Pihak kepolisian juga langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk mencegah api menjalar ke rumah warga lainnya.
Menurut yanuar, dua orang yang berhasil selamat dari amukan api tersebut adalah sang nenek dan kakak tertua. Keduanya berhasil menyelamatkan diri dan berteriak meminta bantuan pertolongan kepada warga sekitar.
"Kondisi rumah pada saat itu berada di tengah sawah sehingga tim pemadam kebakaran sempat kesulitan untuk memadamkan api. Rumah semi-permanen tersebut kini luluh lantak akibat kebakaran," ucap Yanuar.
Iptu Yanuar juga mengonfirmasi bahwa ketiga korban tewas adalah kakak beradik berusia 4, 7, dan 9 tahun. Jenazah ketiga anak tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas setelah api dipadamkan. Pada malam yang sama, jenazah ketiganya langsung disalatkan di masjid terdekat dan dikebumikan secara berdampingan di dalam satu liang lahat, tidak jauh dari lokasi rumah yang terbakar.
Peristiwa ini menjadi pengingat duka yang mendalam serta peringatan bagi masyarakat agar senantiasa berhati-hati dan waspada saat menggunakan lilin di dalam rumah, terutama saat terjadi pemadaman listrik. [SB.10]***





0 Komentar