SARIBERITA.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengapresiasi dan menyatakan rasa bangganya terhadap capaian program pembangunan "Jembatan Merah Putih Presisi" yang diinisiasi melalui kolaborasi aparat TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikannya setelah mendengarkan langsung laporan dan ucapan terima kasih dari perwakilan kepolisian, TNI, serta warga dari berbagai daerah.
Dalam laporannya kepada Presiden, Perwakilan Polda Jawa Barat menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur biasa.
"Jembatan Merah Putih Presisi bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi mendorong kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. Polda Jawa Barat beserta Forkopimda berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam mendukung program pemerintah dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat," lapornya. Ia juga menambahkan bahwa bersamaan dengan peresmian jembatan, jajaran aparat juga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di lokasi setempat.
Manfaat jembatan tersebut langsung dirasakan oleh warga setempat. Perwakilan Warga Desa Nanjung Mekar, Kecamatan Rancaekek (Jawa Barat), menceritakan penderitaan warga sebelum adanya jembatan yang layak. Menurutnya, akses warga kini menjadi sangat mudah, mulai dari membawa jenazah hingga rute anak berangkat ke sekolah.
"Dulu anak sekolah merasa takut melintas karena licin dan terbuat dari bambu. Alhamdulillah sekarang nyaman, ibu-ibu pengajian juga lancar. Warga masyarakat di sini sudah merasakan manfaatnya," ungkap perwakilan warga tersebut.
Selain dari Jawa Barat, laporan juga tersambung dari Provinsi Riau. Perwakilan Polda Riau memaparkan bahwa pihaknya bersama TNI (Korem setempat) dan pemerintah daerah Riau bahu-membahu menindaklanjuti arahan Presiden. Ia juga memaparkan program lanjutan bertajuk Ekspedisi Merah Putih Presisi.
"Kami mendatangi masyarakat pada wilayah terluar, terdepan yang masih memiliki keterbatasan akses di Provinsi Riau. Dalam kegiatan tersebut, kami juga melaksanakan penanaman dan restorasi mangrove sebagai upaya memperkuat benteng alami wilayah pesisir yang terdampak abrasi," jelas Perwakilan Polda Riau.
Rasa syukur dari Riau juga diwakilkan oleh Raisa Adelia (13), seorang Siswi MBS Ahmad Dahlan dari Desa Gobah, Kabupaten Kampar, Riau. Setelah membacakan sebuah pantun untuk Presiden Prabowo, Raisa menyampaikan keluguan hatinya.
"Dulu jembatan kami rusak parah dan bolong-bolong. Sekarang kami sudah tidak susah payah untuk pergi ke sekolah karena jembatannya sudah bagus. Terima kasih Bapak Presiden, panjang umur, sehat selalu," ucap Raisa.
Sebagai penutup sesi laporan dari berbagai wilayah, Perwakilan Pimpinan Kepolisian (Mabes Polri) yang memandu jalannya dialog tersebut menyampaikan doa dan salam hormat dari seluruh Polda yang belum berkesempatan berbicara langsung.
"Kami semua mendoakan agar Bapak Presiden selalu sehat di dalam memimpin negara ini, memimpin negeri ini menuju Visi Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Merespons seluruh laporan serta kerja keras jajaran TNI, Polri, dan masyarakat, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto memberikan apresiasi singkat namun sarat makna.
"Terima kasih semuanya. Sekali lagi, saya bangga dengan kalian, saya bangga dan saya hormat sama kalian. Terima kasih, Merdeka!" tutup Presiden Prabowo.[SB.104/Pebri]




0 Komentar