SARIBERITA.ID| Nilai perdagangan barang ekspor dan impor di kawasan Delta Sungai Yangtze, Tiongkok Timur, berhasil mencetak rekor baru pada tujuh bulan pertama tahun 2026. Peningkatan ini semakin mengukuhkan posisi kawasan tersebut sebagai urat nadi perdagangan dan inovasi teknologi bagi perekonomian Tiongkok.
Berdasarkan rilis data resmi dari Shanghai Customs (Otoritas Bea Cukai Shanghai), total perdagangan di kawasan Delta Yangtze mencapai angka fantastis sebesar 11,41 triliun Yuan (atau setara dengan 1,59 triliun Dolar AS). Angka ini menunjukkan lonjakan yang signifikan, yakni meningkat sebesar 18,9 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Melonjaknya pertumbuhan perdagangan ini utamanya didorong oleh tingginya permintaan pasar global terhadap teknologi digital serta berbagai produk pintar. Beberapa sektor yang menjadi penggerak utama dalam ekspor kali ini meliputi produk sirkuit terpadu (IC), peralatan canggih, robot pintar, hingga industri kendaraan.
Dari total kawasan tersebut, Shanghai menorehkan pencapaian bersejarah dengan mencatat nilai perdagangan luar negeri yang menembus angka 3 triliun Yuan untuk pertama kalinya. Sementara itu, Provinsi Anhui tampil memimpin pertumbuhan persentase perdagangan di kawasan tersebut dengan mencatatkan lonjakan peningkatan hingga 35,7 persen.
Dengan pencapaian rekor baru ini, kawasan Delta Sungai Yangtze kini semakin kokoh dan diakui sebagai salah satu pusat utama perdagangan dan inovasi teknologi tingkat tinggi di Tiongkok.[SB.101/r]





0 Komentar