SARIBERITA.ID, Makassar — Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Djarum kembali menegaskan komitmennya dalam melakukan regenerasi atlet tepok bulu nasional dengan melebarkan sayap pencarian bakat ke luar Pulau Jawa. Kali ini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, terpilih menjadi tuan rumah ajang penjaringan bibit-bibit unggul, di mana sebanyak 233 pebulu tangkis muda saling adu bakat dan unjuk kebolehan di atas lapangan.
Langkah ini diambil untuk memastikan proses pemerataan pencarian talenta olahraga tidak hanya terpusat di Pulau Jawa. Ratusan peserta yang datang dari berbagai pelosok di wilayah Indonesia Timur tersebut didominasi oleh kategori usia dini hingga anak-anak. Mereka harus melewati serangkaian seleksi yang sangat ketat, mulai dari tahapan screening, tes fisik, hingga fase turnamen dengan sistem gugur.
Yoppy Rosimin, selaku Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, mengungkapkan rasa bangganya melihat animo dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh anak-anak di Makassar.
Proses seleksi di Makassar ini dipantau langsung oleh jajaran legenda bulu tangkis Tanah Air yang tergabung dalam Tim Pencari Bakat PB Djarum. Penilaian tidak hanya difokuskan pada kemampuan teknik dasar dan pukulan, tetapi juga menitikberatkan pada kelincahan, ketahanan fisik, serta kecerdasan emosional sang atlet saat berada di bawah tekanan pertandingan.
Terkait kualitas peserta, Christian Hadinata, selaku Ketua Tim Pencari Bakat PB Djarum, menyoroti adanya peningkatan standar permainan dari para peserta di wilayah luar Jawa.
Bagi peserta yang berhasil menunjukkan performa terbaik dan lolos dari seleksi di Makassar, mereka akan mendapatkan tiket emas (Super Tiket) untuk melaju ke babak final audisi di Kudus, Jawa Tengah. Di sana, mereka akan kembali ditempa dan diadu dengan kandidat-kandidat terbaik dari berbagai kota lainnya guna memperebutkan beasiswa penuh pembinaan bulu tangkis di asrama PB Djarum.
[SB.102/CAHAYA]





0 Komentar