SARIBERITA.ID, Hwacheon — Ribuan warga lokal dan wisatawan mancanegara membanjiri wilayah Hwacheon, Provinsi Gangwon, Korea Selatan, untuk merayakan kemeriahan Festival Tomat tahunan. Festival musim panas yang identik dengan lautan merah dan aksi bermain tomat ini memiliki satu acara puncak yang paling dinanti-nantikan oleh para pengunjung, yakni tradisi berburu cincin emas di dalam tumpukan tomat.
Suasana meriah dan penuh tawa mewarnai jalanan saat para peserta saling berlomba menyelam, menginjak, dan mengobrak-abrik berton-ton tomat yang disebar di area festival. Panitia secara khusus telah menyembunyikan sejumlah cincin emas murni di dalam gunungan tomat tersebut, membuat para peserta dari berbagai kalangan usia rela berlumuran sari tomat dari ujung rambut hingga ujung kaki demi mendapatkan keberuntungan.
Kim Tae-hyung, selaku Ketua Panitia Festival Tomat Hwacheon, menjelaskan bahwa acara berburu cincin emas ini bukan hanya sekadar ajang hiburan dan promosi wisata, melainkan juga bagian dari upaya strategis untuk mendukung perekonomian petani tomat setempat.
"Acara mencari cincin emas ini selalu menjadi magnet utama yang menarik puluhan ribu pengunjung setiap tahunnya. Kami sengaja menyembunyikan puluhan cincin emas di dalam tumpukan tomat untuk memicu antusiasme dan kegembiraan. Namun lebih dari itu, tujuan utama festival ini adalah untuk merayakan hasil panen yang melimpah, mendongkrak penjualan tomat lokal, serta mempromosikan kualitas pertanian Hwacheon ke kancah internasional," ungkap Kim.
Bagi peserta yang beruntung menemukan cincin emas, mereka berhak membawa pulang perhiasan tersebut sebagai hadiah utama. Sementara itu, bagi mereka yang belum beruntung, pengalaman bermain dan berendam di dalam kolam tomat raksasa menjadi hiburan dan kenangan tak terlupakan.
Selain acara perburuan cincin emas yang menguras tenaga dan penuh tawa, festival yang berlangsung selama beberapa hari ini juga dimeriahkan dengan berbagai rangkaian kegiatan lain. Pengunjung dapat menikmati perlombaan makan tomat, pertunjukan musik, seluncuran tomat, hingga bazar aneka kuliner lezat yang semuanya berbahan dasar tomat segar hasil panen petani Hwacheon.
[SB.102/CAHAYA]





0 Komentar