Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Kabut Asap Karhutla Lumpuhkan Penerbangan di Bandara Supadio Pontianak


 SARIBRITA.ID
Bencana kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali memicu dampak serius. Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dilaporkan lumpuh akibat jarak pandang yang turun drastis hanya mencapai 200 meter.

Pekatnya kabut asap yang menyelimuti area landasan pacu bandara mengakibatkan seluruh aktivitas penerbangan, baik dari maupun menuju Pontianak, terpaksa dihentikan sementara demi keselamatan operasional.

Kondisi ini membuat suasana di ruang tunggu Bandara Internasional Supadio dipenuhi oleh calon penumpang yang tertahan. Akibat tidak adanya kepastian jadwal pemberangkatan dari pihak maskapai, sejumlah penumpang akhirnya memilih untuk pulang dan menunda perjalanan mereka.

Salah seorang Calon Penumpang Maskapai Lion Air tujuan Bali mengungkapkan kepasrahannya atas situasi tersebut.

"Aduh, tidak ada kepastian pesawatnya, Pak. Harusnya berangkat jam 10 pagi. Sekarang karena tidak ada kepastian, ya mau bagaimana lagi, pulang dulu lah. Informasinya delay karena terdampak kabut asap," tuturnya saat ditemui di ruang tunggu bandara.

Sementara itu, Manajer Operasi Bandara Supadio Pontianak, Muhammad Arifin, mengonfirmasi bahwa jarak pandang yang sangat terbatas membuat pesawat tidak dapat melakukan lepas landas maupun mendarat. Ia juga menyebutkan ada penerbangan yang terpaksa harus memutar balik ke bandara asal.

"Dampak dari asap ini khususnya pada jarak pandang (visibility), yang mana saat ini angka sementara hanya di kisaran 200-an meter. Jadi ada dua penerbangan yang terdampak, salah satunya adalah maskapai Garuda Indonesia yang menuju Pontianak, posisinya sekarang harus balik lagi ke Jakarta. Kalau dalam bahasa operasi penerbangannya itu disebut RTB atau Return to Base," jelas Muhammad Arifin.

Pihak pengelola Bandara Supadio menegaskan bahwa operasional penerbangan baru akan kembali diaktifkan jika kabut asap di sekitar bandara sudah mereda dan jarak pandang sudah kembali aman sesuai dengan ketentuan keselamatan penerbangan.

[SB.103/Riskph]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital