SARIBERITA.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memenuhi undangan resmi Presiden Federasi Rusia untuk hadir sebagai tamu kehormatan utama dalam perhelatan Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang diselenggarakan di Far Eastern Federal University, Vladivostok, Rusia. Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi ajang penting bagi kedua kepala negara untuk memperkokoh kemitraan strategis yang mencakup berbagai sektor fundamental.
Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung hangat tersebut, Vladimir Putin (Presiden Federasi Rusia) memaparkan sejumlah sektor potensial yang saat ini menjadi fokus utama pembangunan kerja sama antara Moskow dan Jakarta.
"Fokus perhatian kita meliputi pembangunan kerja sama bilateral di bidang pertanian, pembuatan kapal, teknologi digital, dan energi, khususnya energi nuklir," urai Presiden Putin.
Pemimpin Rusia tersebut juga menegaskan posisi strategis Indonesia di mata Moskow. Menurutnya, Indonesia bukan hanya sekadar mitra dagang, melainkan kawan lama yang sangat dipercaya.
"Indonesia merupakan salah satu sahabat Rusia yang terpercaya dalam kerangka ASEAN maupun platform internasional lainnya, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Saya yakin bahwa pertemuan hari ini akan memberikan dorongan baru kepada hubungan bilateral antara kedua negara kita," tegas Vladimir Putin (Presiden Federasi Rusia).
Merespons sambutan hangat tersebut, Prabowo Subianto (Presiden Republik Indonesia) menyampaikan rasa hormat dan kegembiraannya dapat berkunjung langsung ke Vladivostok.
Dalam kesempatan diplomasi ini, Presiden Prabowo turut menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Nasional Federasi Rusia pada 12 Juni 2026, serta kesuksesan penyelenggaraan KTT Peringatan ASEAN-Rusia ke-35 pada 18 Juni 2026. Ia secara terbuka menyampaikan permohonan maaf karena absen pada KTT tersebut akibat adanya urusan dalam negeri yang mendesak.
"Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena tidak dapat menghadiri acara penting tersebut karena ada masalah dalam negeri yang tidak bisa saya tinggalkan. Tapi, saya membayar utang saya dengan hadir di Vladivostok sekarang," ucap Presiden Prabowo yang disambut positif oleh pihak Rusia.
Lebih lanjut, Prabowo Subianto (Presiden Republik Indonesia) menyoroti ikatan sejarah yang sangat mendalam antara kedua negara yang telah terajut selama lebih dari lima dasawarsa. Ia menegaskan bahwa Rusia adalah mitra yang sangat penting bagi Indonesia, yang dibuktikan dengan peningkatan status hubungan menjadi kemitraan strategis pada tahun lalu.
Terkait pelaksanaan forum ekonomi di Vladivostok, Presiden Prabowo menilai EEF ke-11 memiliki potensi masif sebagai jembatan kerja sama di kawasan Pasifik.
"Konektivitas dan kerja sama maritim sangat penting. Kita berdua adalah bagian dari kawasan Samudra Pasifik, dan bagi kita kerja sama maritim serta konektivitas merupakan hal yang sangat krusial. Indonesia akan terus berupaya meningkatkan kerja sama di segala bidang demi mencapai keuntungan bagi kedua negara," pungkas Presiden Prabowo.
Pertemuan bilateral ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus mendongkrak nilai perdagangan dan memperluas investasi yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.[SB.104/Pebri]




0 Komentar