SARIBERITA.ID - K.H. Abdul Hakim Mahfudz, atau yang akrab disapa Gus Kikin, langsung mengambil langkah cepat usai resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031. Agenda prioritas utamanya saat ini adalah mempercepat penyusunan struktur kepengurusan organisasi.
Dalam tayangan berita yang disampaikan oleh News Anchor Metro TV, Leon Samosir, dilaporkan bahwa pembentukan struktur kepengurusan PBNU yang baru ditargetkan dapat selesai secara maksimal dalam waktu satu bulan. Langkah taktis dan terukur ini dinilai mutlak diperlukan agar PBNU dapat segera mengimplementasikan program kerja serta menjalankan tugas-tugas keumatan.
Ketua Umum PBNU Terpilih, K.H. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), menegaskan bahwa kelengkapan struktur jajaran pengurus merupakan fondasi utama yang mendesak untuk diselesaikan sebelum roda organisasi melangkah lebih jauh.
"Nomor satu itu kita lengkapi dulu struktur organisasi, itu butuh pemikiran juga. Program-program sudah ada," tegas Gus Kikin terkait fokus perdananya memimpin PBNU.
Lebih lanjut, Gus Kikin memaparkan bahwa setelah kepengurusan terbentuk, PBNU akan langsung berfokus pada pilar-pilar penting pembangunan umat, sebagaimana yang telah diamanatkan dalam pedoman dasar organisasi. Dua fokus krusial yang akan digenjot pada kepengurusan baru ini adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan optimalisasi sektor ekonomi kemasyarakatan.
"Pembangunan SDM itu ada di buku Qanun Asasi (pedoman dasar NU). Nah, ini nanti kita pertimbangkan semuanya supaya semuanya itu nanti bisa berjalan bagus. Jadi SDM-nya, dan kemudian yang lain-lain, ekonomi juga, sudah kita optimalkan bagaimana ekonomi kita laksanakan," pungkasnya membeberkan visi program ke depan.
Dengan penyusunan struktur yang ditargetkan rampung cepat, PBNU di bawah nakhoda Gus Kikin diharapkan mampu langsung tancap gas dalam mengabdi, memperkuat organisasi, dan memberdayakan nahdliyin di berbagai sektor.[SB.104/Pebri]




0 Komentar