Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Forum SCO 2026 Dorong Kerja Sama Media dan Budaya

 

SARIBERITA.ID, Beijing — Dalam upaya mempererat solidaritas dan pemahaman antarnegara, Shanghai Cooperation Organisation (SCO) kembali menggelar forum strategis tingkat tinggi pada tahun 2026. Berbeda dengan isu ekonomi dan keamanan yang kerap mendominasi, konvensi kali ini secara khusus menyoroti urgensi kerja sama di sektor media dan pertukaran budaya sebagai instrumen utama diplomasi antarbangsa.

Mengkalibrasi Ulang Narasi Global

Di tengah derasnya arus informasi global dan tantangan era digital, negara-negara anggota SCO menyadari pentingnya membangun ekosistem media yang sehat, mandiri, dan berimbang. Forum ini menjadi wadah pertemuan bagi para pimpinan lembaga penyiaran, pembuat kebijakan, dan tokoh budayawan untuk merumuskan langkah konkret dalam menghadapi ancaman disinformasi.

Sinergi lintas negara ini diharapkan mampu menyajikan pemberitaan yang lebih akurat, objektif, serta merepresentasikan suara maupun perspektif autentik dari kawasan SCO ke panggung internasional.

Poin Strategis Kerja Sama Media

Guna mewujudkan visi tersebut, para delegasi yang hadir telah menyepakati rancangan implementasi dan beberapa inisiatif penting, di antaranya:Pertukaran Konten Multi-platform: Memfasilitasi distribusi program televisi, film dokumenter, dan portal berita lintas negara untuk saling mempromosikan potensi pariwisata dan kebudayaan.Pelatihan Jurnalisme Internasional: Menyelenggarakan program lokakarya dan peningkatan kapasitas bagi para jurnalis guna mendorong standar peliputan yang menjunjung tinggi etika dan kebenaran faktual.Festival Budaya dan Seni SCO: Menginisiasi pagelaran seni tahunan, pameran warisan sejarah, dan festival film untuk memperkenalkan kekayaan tradisi masing-masing negara, khususnya kepada generasi muda.

Membangun Kepercayaan Melalui Soft Power

Lebih jauh, diplomasi kebudayaan dinilai sebagai instrumen soft power yang paling efektif untuk meruntuhkan stereotip negatif dan membangun rasa saling percaya (mutual trust) di antara masyarakat akar rumput.

"Media dan budaya adalah dua pilar pendorong utama dalam membangun jembatan persahabatan antarwarga (people-to-people contact). Dengan saling memahami budaya, bahasa, dan sejarah satu sama lain, kita sesungguhnya sedang meletakkan fondasi terkuat bagi perdamaian dan stabilitas kawasan dalam jangka panjang," tegas pihak sekretariat SCO.

Sinergi yang terjalin melalui Forum SCO 2026 ini diharapkan tidak hanya memperkaya literasi masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan ekosistem kawasan yang lebih inklusif dan harmonis di tengah dinamisnya konstelasi geopolitik dunia.

Menurut Anda, seberapa besar pengaruh pertukaran konten media antarnegara dalam mengubah pandangan masyarakat terhadap budaya asing?

[SB.102/CAHAYA]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital