SARIBERITA.ID, Jakarta — Penyakit diabetes melitus kerap dijuluki sebagai silent killer atau pembunuh diam-diam. Tingginya kadar gula darah yang tidak terkontrol dalam jangka panjang dapat memicu stres oksidatif secara masif, yang pada akhirnya berujung pada kerusakan fatal pada berbagai organ vital tubuh.
Merespons tingginya angka komplikasi diabetes, program edukasi kesehatan GO Healthy kembali mengupas tuntas pentingnya asupan nutrisi yang tepat. Kali ini, sorotan utama tertuju pada peran antioksidan kompleks sebagai salah satu langkah preventif paling akurat untuk mencegah kerusakan organ akibat diabetes.
Ancaman Stres Oksidatif pada Pasien Diabetes
Dalam penjelasannya, dr. Indra Wijaya, Sp.PD-KEMD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, memaparkan bahwa kondisi hiperglikemia (gula darah tinggi) secara langsung memicu produksi radikal bebas yang berlebihan di dalam tubuh."Penumpukan radikal bebas ini akan menyerang dan merusak sel-sel pembuluh darah atau endotel. Ketika pembuluh darah mikro rusak, distribusi oksigen dan nutrisi ke organ-organ penting menjadi terhambat. Inilah yang memicu komplikasi mematikan seperti gagal ginjal, kebutaan (retinopati diabetik), penyakit jantung koroner, hingga kerusakan saraf tepi," jelas dr. Indra.
Keunggulan Antioksidan Kompleks
Untuk meredam lonjakan stres oksidatif tersebut, tubuh membutuhkan tameng pertahanan yang berlapis. Mengandalkan asupan antioksidan tunggal sering kali dinilai kurang memadai untuk melawan agresivitas peradangan kronis pada pasien diabetes.
Oleh karena itu, antioksidan kompleks sangat direkomendasikan karena memberikan perlindungan yang lebih superior:Bekerja Secara Sinergis: Kombinasi dari berbagai jenis antioksidan mampu menetralisir spektrum radikal bebas yang jauh lebih luas dan beragam di seluruh tubuh.Memperbaiki Pembuluh Darah: Membantu menekan peradangan dan meregenerasi sel-sel dinding pembuluh darah yang sebelumnya kaku akibat paparan gula darah tinggi.Menghambat Laju Komplikasi: Dengan turunnya tingkat stres oksidatif, risiko kerusakan progresif pada organ-organ seperti ginjal, mata, dan jantung dapat dicegah sedini mungkin.
Penanganan Diabetes Secara Holistik
Meski antioksidan kompleks memberikan perlindungan seluler yang kuat, dr. Indra menegaskan bahwa perlindungan organ tidak bisa berdiri sendiri. Terapi nutrisi harus selalu berjalan beriringan dengan modifikasi gaya hidup.
"Antioksidan kompleks adalah perisai yang sangat efektif dalam mencegah komplikasi. Namun, kuncinya tetap berada pada kedisiplinan mengontrol gula darah melalui diet gizi seimbang, rutin berolahraga ringan minimal 30 menit sehari, serta patuh terhadap pengobatan medis yang sedang dijalani," tutupnya.
Melalui tayangan GO Healthy ini, masyarakat luas diharapkan semakin proaktif merawat kesehatannya. Mencegah komplikasi jauh lebih mudah dan murah dibandingkan harus mengobati organ yang telanjur rusak.
Apakah Anda sudah memeriksakan kadar gula darah Anda secara berkala tahun ini?
[SB.102/CAHAYA]





0 Komentar