SARIBERITA.ID, JAKARTA — Penuaan adalah sebuah proses alami yang pasti dialami oleh setiap manusia. Namun, penuaan dini pada organ-organ vital tubuh akibat paparan radikal bebas merupakan kondisi yang sebenarnya sangat bisa dicegah. Dalam gaya hidup modern saat ini, tingginya tingkat polusi udara, asap rokok, konsumsi makanan instan olahan, hingga stres yang tidak terkelola menjadi penyumbang utama radikal bebas yang diam-diam merusak sel sehat dalam tubuh.
Mengangkat tema tersebut, program edukasi GO HEALTHY kembali menyoroti betapa berbahayanya penumpukan radikal bebas jika dibiarkan tanpa penanganan. Radikal bebas yang tidak diimbangi dengan antioksidan akan memicu kondisi stres oksidatif, yang menjadi cikal bakal terjadinya penyakit degeneratif kronis seperti penyakit jantung, gagal ginjal, hingga gangguan fungsi hati pada usia yang relatif muda.
dr. Budi Setiawan, Spesialis Penyakit Dalam, memaparkan bahwa meskipun tubuh manusia memiliki mekanisme pertahanan alaminya sendiri, sistem tersebut seringkali kewalahan saat menghadapi gempuran radikal bebas yang terlalu masif setiap harinya.
"Radikal bebas itu bisa diibaratkan seperti karat yang perlahan-lahan menggerogoti besi. Di dalam tubuh kita, mereka merusak dinding sel, merusak struktur DNA, dan pada akhirnya mempercepat penuaan organ internal. Untuk menangkalnya secara efektif, kita sangat membutuhkan asupan antioksidan tinggi dari sayuran dan buah-buahan. Selain itu, upaya ini juga bisa didukung dengan penerapan teknologi kesehatan seperti terapi laser berintensitas rendah yang terbukti secara medis mampu melancarkan sirkulasi darah, membawa oksigen lebih maksimal, dan membantu regenerasi sel tubuh yang rusak," jelas dr. Budi Setiawan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penggunaan teknologi kesehatan harus selalu dibarengi dengan modifikasi gaya hidup. Mengurangi konsumsi gula harian, berhenti merokok, rutin berolahraga minimal tiga puluh menit sehari, serta menjaga kualitas tidur yang baik adalah pondasi utama yang tidak boleh ditinggalkan.
Mencegah penuaan organ bukan berarti melawan takdir usia, melainkan sebuah ikhtiar untuk mempertahankan kualitas hidup. Dengan langkah yang tepat dalam menangkal radikal bebas, masyarakat tidak hanya memperpanjang usia harapan hidup, tetapi juga memastikan masa tua dapat dinikmati dengan tubuh yang bugar, sehat, dan tetap produktif. [SB.102/CAHAYA





0 Komentar