SARIBERITA.ID Tim penyelamat Turki tengah melakukan operasi pencarian berskala besar di perairan Laut Marmara, menyusul insiden tenggelamnya kapal kargo "Tuhberg Imamoglu". Tragedi ini terjadi akibat tabrakan dengan kapal tanker "Alsu" di perairan dekat Istanbul pada Rabu dini hari.
Kapal kargo berbendera Turki tersebut dilaporkan tengah mengangkut muatan berat, yakni sekitar 4.200 ton baja gulung dan material konstruksi. Nahas, kapal tersebut tenggelam dengan sangat cepat, hanya dalam kurun waktu 11 menit setelah benturan terjadi di wilayah selatan Distrik Silivri.
Sejauh ini, tim pencari yang dikerahkan telah menemukan sejumlah perlengkapan keselamatan yang mengapung, seperti sekoci. Namun, keberadaan kapten kapal beserta sembilan awak kapal lainnya masih belum diketahui dan dinyatakan hilang.
Operasi pencarian besar-besaran ini terus diintensifkan dengan melibatkan kapal penyelamat dari Penjaga Pantai Turki dan helikopter. Petugas terus menyisir lokasi tenggelamnya kapal dengan cermat.
Petugas Penjaga Pantai Turki (Sahil Güvenlik), saat memberikan laporan di lapangan, mengonfirmasi detail kedalaman laut tempat pencarian difokuskan.
"Kami mengerahkan kapal penjaga pantai TCSG dan melakukan pencarian di wilayah lepas pantai Silivri. Seperti yang kami sebutkan, kedalaman laut di titik operasi ini mencapai sekitar 800 meter," terang petugas tersebut.
Hingga saat ini, penyebab pasti dari kecelakaan tragis di jalur laut yang sibuk ini masih belum dapat dipastikan. Pihak berwenang Turki masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden tabrakan tersebut.
[SB.103/Riskph]


.jpeg)


0 Komentar