Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Seskab Teddy Lepas 65 Ton Logistik Tambahan untuk Korban Bencana NTT, Total 253 Ton Telah Dikirim


SARIBERITA.ID
Pemerintah kembali memberangkatkan bantuan logistik guna meringankan beban warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy menyampaikan bahwa pada hari kelima pascabencana, tepatnya pada 19 Agustus 2026, sebanyak 65 ton logistik tambahan kembali diterbangkan menuju titik-titik lokasi terdampak.

"Atas instruksi Bapak Presiden, hari ini, hari kelima pasca-bencana tanggal 19 Agustus 2026 jam 06.00 pagi kembali diberangkatkan lima pesawat menuju NTT yang membawa 65 ton logistik," ungkap Seskab Teddy dalam keterangan resminya.

Turut disapa hadir dalam kegiatan pemberangkatan logistik tersebut adalah Menteri Sosial (Mensos), Wakil Menteri Sosial (Wamensos), serta Komandan Pangkalan Udara (Danlanud).

Lebih lanjut, Teddy menjelaskan bahwa sejak hari pertama pengiriman bantuan, total logistik yang telah berhasil diangkut ke NTT mencapai 253 ton. Berbagai muatan logistik tersebut terdiri atas kebutuhan pokok warga seperti makanan, minuman, tenda pengungsian, perlengkapan kesehatan, serta perlengkapan esensial lainnya.

Untuk mempercepat distribusi bantuan ke seluruh daerah yang terisolir, pemerintah telah membagi konsentrasi logistik melalui dua posko utama, yaitu:

  1. Posko Labuan Bajo: Logistik dari titik ini akan disalurkan (didorong) menuju Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Ngada.

  2. Posko Maumere: Logistik dari titik ini akan disalurkan menuju Kabupaten Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Seskab Teddy memaparkan bahwa seluruh pendistribusian logistik dari posko menuju titik warga terdampak dilakukan menggunakan tiga jalur utama. Dari udara, pemerintah mengerahkan armada helikopter serta pesawat-pesawat kecil seperti pesawat Cassa. Dari jalur laut, pendistribusian didukung oleh tiga Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan satu Kapal Rumah Sakit yang telah berlabuh di perairan sekitar bencana.

Sementara untuk pergerakan melalui darat, akses dilaporkan sudah pulih. "Laporan dari Menteri PU (Pekerjaan Umum), seluruh jalur darat sudah dapat dilewati sejak hari kedua," tambah Teddy.

Pemerintah dipastikan terus memantau jalannya penanganan bencana di NTT agar pelaksanaannya bisa berjalan dengan cepat dan seluruh logistik bisa secepat mungkin diterima oleh masyarakat. Menutup keterangannya, Seskab Teddy mengapresiasi kerja keras semua elemen masyarakat.

"Terima kasih kepada seluruh aparat yang bertugas, kepada warga, kepada relawan, dan kepada siapa pun yang turut membantu penanganan bencana ini sehingga logistik dapat terkirim secepat mungkin dan dapat dirasa manfaatnya secepat mungkin oleh warga yang terdampak," pungkas Seskab Teddy.

[SB.103/Riskph]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital