SARIBERITA.ID Gelombang panas hebat dan kekeringan berkepanjangan yang melanda kawasan Eropa Tengah dan Eropa Timur mulai memicu krisis energi di Rumania. Kondisi surutnya debit air di Sungai Donau telah berdampak langsung pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Cernavoda, yang memaksa otoritas setempat untuk membatasi penggunaan listrik warganya.
Akibat kondisi permukaan air Sungai Donau yang terus menyusut, reaktor nuklir di negara tersebut terpaksa berhenti beroperasi. Masyarakat Rumania kini diimbau dan dipaksa untuk mengurangi penggunaan listrik, terutama pada jam-jam sibuk di malam hari guna menyiasati berkurangnya pasokan energi.
Berdasarkan laporan, Unit 1 di PLTN Cernavoda telah dimatikan. Langkah pemadaman reaktor ini dilakukan sesuai dengan prosedur keselamatan standar apabila terjadi kondisi kekeringan yang parah. Situasi ini memicu kekhawatiran yang cukup besar di tengah masyarakat, khususnya mengenai masalah keamanan infrastruktur vital nasional, mengingat PLTN Cernavoda biasanya memasuk sekitar seperlima (20 persen) dari total kebutuhan listrik di Rumania.
Kekeringan panjang ini telah menyebabkan debit air Sungai Donau di wilayah Rumania dilaporkan anjlok secara drastis hingga menyentuh angka sekitar 1.630 meter kubik per detik.
Selain memicu krisis pasokan listrik, rendahnya permukaan air di Sungai Donau ini juga telah melumpuhkan aktivitas lain. Tercatat, aktivitas pelayaran kapal dan sektor industri di seluruh kawasan tersebut ikut terganggu akibat bencana kekeringan parah ini.
[SB.103/Riskph]





0 Komentar