Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Ratusan Muslim di Kargil India Gelar Prosesi Duka, Suarakan Persatuan dan Dukungan untuk Palestina


 SARIBERITA.ID – Ratusan umat Muslim berkumpul di wilayah Kargil, Ladakh, India, untuk mengadakan prosesi duka memperingati wafatnya Nabi Muhammad SAW dan cucunya, Imam Hasan. Kegiatan yang pada awalnya merupakan acara keagamaan ini turut diwarnai oleh seruan politik yang kuat terkait isu Palestina dan konflik yang sedang memanas di Timur Tengah.

Dalam prosesi tersebut, massa aksi tidak hanya melantunkan doa-doa, tetapi juga membawa pesan perlawanan dan meneriakkan yel-yel kecaman seperti “Murdabad Amerika” dan “Murdabad Israel” (Hancurlah Amerika, Hancurlah Israel). Kecaman juga diarahkan kepada sejumlah tokoh politik Barat seperti Benjamin Netanyahu dan Donald Trump.

Salah seorang narasumber yang merupakan Tokoh Masyarakat/Perwakilan Massa Aksi dalam orasinya berbahasa Inggris, menyoroti pentingnya persatuan negara-negara Islam di seluruh dunia untuk menghadapi penindasan.

"Pesan kami hari ini adalah agar seluruh negara Muslim bersatu di bawah satu wadah, karena Islam mengajarkan kita untuk bersatu di bawah satu panggung. Islam tidak pernah mengajarkan perpecahan," tegas narasumber tersebut.

Lebih lanjut, ia menyayangkan kondisi negara-negara Muslim saat ini yang terpecah belah dan terkesan tunduk pada kekuatan asing. Ia meyakini bahwa jika seluruh dunia Islam bersatu, maka kekuatan seperti Amerika Serikat dan Israel tidak akan bisa berbuat semena-mena terhadap umat Islam.

Selain itu, narasumber kedua selaku Tokoh Agama/Peserta Prosesi yang berorasi dalam bahasa Urdu, menyampaikan bahwa esensi dari peringatan ini adalah untuk menjadi pengikut sejati Nabi yang menebarkan rahmat bagi seluruh umat manusia dan menyuarakan keadilan.

"Di mana pun penindasan terjadi, baik terhadap umat Muslim maupun umat manusia pada umumnya, kita harus mengangkat suara menentangnya dan memperjuangkan hak-hak kaum yang tertindas. Itulah pesan hari ini," ungkapnya.

Ia juga menambahkan rasa prihatinnya terhadap penderitaan yang dialami warga Palestina di Gaza, serta warga di Suriah dan wilayah lainnya. Menurutnya, jika dunia dan umat Islam mengambil pelajaran dari sejarah dan bersatu, tragedi kemanusiaan di wilayah-wilayah konflik tersebut dapat dihindari, sehingga umat manusia dapat menjalani kehidupan yang damai dan tenteram.[SB.104/Pebri]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital