Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Presiden Prabowo Usulkan Destry Damayanti Sebagai Calon Tunggal Gubernur BI

 


SARIBERITA.ID| 
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengusulkan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Pengajuan tersebut disampaikan melalui Surat Presiden (Surpres) yang diserahkan langsung oleh pemerintah kepada pimpinan DPR.

Selanjutnya, DPR akan menindaklanjuti usulan ini dengan menugaskan Komisi XI untuk menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengonfirmasi penyerahan Surpres tersebut usai mendapatkan arahan langsung dari Presiden Prabowo.

"Atas petunjuk dari Bapak Presiden, secara resmi kami diutus dan ditugaskan untuk menyerahkan beberapa Surpres ke DPR. Tadi kami sudah berkoordinasi dengan pimpinan DPR, dengan Ibu Puan (Maharani) dan Pak Dasco, dan sudah secara resmi kami serahkan beberapa Surpres," ujar Prasetyo Hadi.

Ia menjelaskan lebih rinci isi dari Surpres yang diserahkan ke Senayan, yang tidak hanya memuat nama calon Gubernur BI, tetapi juga nama pengganti Deputi Senior dan Deputi Gubernur.

"Yang pertama adalah Surpres mengenai calon definitif Gubernur Bank Indonesia beserta dengan calon pengganti untuk Deputi Senior dan calon pengganti untuk Deputi Gubernur karena jumlahnya kan berkurang satu. Namanya tunggal, ya, satu nama, yaitu atas nama Ibu Destry Damayanti yang sekarang beliau menjabat sebagai pejabat gubernur sementara," terang Prasetyo.

Mensesneg juga menambahkan bahwa pengumuman resmi lebih lanjut dari pimpinan DPR terkait penjadwalan fit and proper test kemungkinan akan disampaikan besok kepada publik.

Berdasarkan laporan Jurnalis Metro TV, Syekha Alhadar yang melaporkan langsung dari Istana Negara, meskipun alasan rinci dari Presiden belum dijabarkan ke publik, rekam jejak Destry Damayanti di dunia keuangan Indonesia menjadi faktor utama yang dipertimbangkan.

Destry Damayanti bukanlah nama baru di sektor perbankan dan keuangan nasional. Ia memiliki karier panjang yang membentang dari Kementerian Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga menempati posisi strategis di Bank Indonesia. Tercatat, ia telah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia sejak tahun 2019, atau selama kurang lebih tujuh tahun terakhir.

"Destry Damayanti ini sudah memiliki pengalaman yang panjang, sudah memahami lebih dalam perihal kebijakan-kebijakan dari Bank Indonesia serta bagaimana koordinasi kebijakan antara pimpinan BI dan mitra-mitra pemerintahan," lapor Syekha Alhadar.

Selain rekam jejaknya di BI, Destry juga diketahui memiliki hubungan profesional yang sangat baik dengan Menteri Keuangan saat ini, Purbaya Yudhi Sadewa. Keduanya pernah sama-sama menjabat sebagai Dewan Komisioner LPS yang ditetapkan pada tahun 2020 silam. Kedekatan kerja ini dinilai krusial untuk menjaga sinergi antara otoritas moneter (BI) dan fiskal (Kementerian Keuangan).

Dengan pengangkatan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI definitif, pemerintah tampaknya ingin memastikan adanya kontinuitas kepemimpinan. Pemilihan figur dari internal BI yang sudah memahami arah kebijakan diharapkan tidak memerlukan waktu lama untuk transisi kepemimpinan di bank sentral tersebut.

Tahap selanjutnya kini berada di tangan DPR. Publik akan menanti pengumuman dari pimpinan DPR dan Komisi XI mengenai jadwal uji kelayakan dan kepatutan, hingga akhirnya diambil keputusan dalam Rapat Paripurna apakah usulan calon tunggal Destry Damayanti disetujui atau tidak.[SB.101/Ran]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital