Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Polda Kalsel Musnahkan 17,24 Kilogram Sabu Jaringan Fredy Pratama dan Antarprovinsi


 SARIBERITA.ID- Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 17,24 kilogram hasil pengungkapan sejumlah kasus yang melibatkan jaringan internasional Fredy Pratama dan sindikat peredaran narkoba antarprovinsi. Pemusnahan dilakukan di Markas Polda Kalsel, Selasa (4/8/2026), sebagai bagian dari komitmen aparat dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah tersebut.

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari beberapa pengungkapan kasus narkotika sepanjang tahun 2026. Selain sabu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan aktivitas jaringan pengedar yang selama ini beroperasi lintas daerah dan diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan Fredy Pratama yang menjadi buronan internasional.

Kapolda Kalimantan Selatan menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti dilakukan setelah memperoleh penetapan dari pengadilan. Langkah tersebut merupakan bagian dari proses hukum sekaligus memastikan barang bukti tidak disalahgunakan maupun kembali beredar di tengah masyarakat.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel berhasil menangkap sejumlah tersangka yang diduga berperan sebagai kurir, pengedar, hingga penghubung jaringan. Polisi masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lain yang diduga terlibat dalam sindikat peredaran narkotika lintas provinsi.

Berdasarkan hasil penyelidikan, jaringan tersebut diduga menggunakan berbagai modus untuk mengirimkan sabu ke sejumlah wilayah di Indonesia. Para pelaku memanfaatkan jalur darat, laut, hingga jasa ekspedisi guna menghindari pengawasan aparat penegak hukum.

Polda Kalsel menilai keberhasilan mengungkap dan memusnahkan lebih dari 17 kilogram sabu tersebut telah menyelamatkan puluhan ribu jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Aparat memperkirakan satu gram sabu dapat dikonsumsi oleh beberapa orang, sehingga jumlah barang bukti yang diamankan memiliki potensi merusak masyarakat dalam skala besar apabila berhasil diedarkan.

Dalam kesempatan itu, kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba dengan memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Kerja sama masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

Polda Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memburu jaringan narkoba, termasuk yang terafiliasi dengan sindikat Fredy Pratama maupun jaringan antarprovinsi lainnya. Penindakan akan dilakukan secara tegas sesuai ketentuan hukum guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.[SB.09/Pebrianti ]*

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital