Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Perkuat Tata Kelola Bebas Korupsi, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Tingkatkan Integritas


 SARIBERITA.ID

Perkuat Tata Kelola Bebas Korupsi, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Tingkatkan Integritas

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Bandar Lampung terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani dengan memperkuat tata kelola institusi yang bebas dari praktik korupsi. Langkah strategis ini dilakukan melalui pengetatan pengawasan internal serta peningkatan integritas seluruh petugas pemasyarakatan agar pelayanan kepada warga binaan maupun masyarakat berjalan secara transparan dan akuntabel.

Kepala Lapas Kelas 1 Bandar Lampung menyampaikan bahwa penguatan tata kelola ini merupakan bagian dari implementasi zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Upaya serius tersebut melibatkan seluruh jajaran pegawai agar memiliki kesamaan pandangan dalam menolak segala bentuk gratifikasi, pungutan liar, maupun penyalahgunaan wewenang di lingkungan kerja pemasyarakatan.

Dalam pelaksanaannya, pihak lapas tidak hanya fokus pada aspek pengawasan, tetapi juga membangun sistem operasional yang berbasis digital untuk menutup celah terjadinya kecurangan. Berbagai inovasi pelayanan publik dan administrasi warga binaan kini telah dialihkan menggunakan sistem elektronik yang dapat dipantau secara langsung, sehingga meminimalisir kontak langsung antara petugas dan pihak luar yang berpotensi menimbulkan praktik tidak terpuji.

Selain pembenahan sistem teknologi, pembinaan mental dan penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi para petugas juga dilakukan secara berkala melalui kegiatan apel siaga dan penandatanganan pakta integritas. Pimpinan lapas secara rutin memberikan pengarahan agar setiap pegawai senantiasa menjunjung tinggi kode etik profesi serta memegang teguh Pancasila dan tri tata kerja pemasyarakatan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Langkah nyata ini mendapatkan apresiasi positif dari berbagai pihak, termasuk kantor wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia setempat yang terus memberikan pendampingan intensif. Evaluasi berkala pun dilakukan guna memastikan bahwa seluruh standar operasional prosedur (SOP) di dalam lapas dijalankan secara disiplin tanpa ada pengecualian bagi siapapun yang melanggar aturan yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, peningkatan kualitas pembinaan bagi warga binaan juga terus berjalan seiring dengan perbaikan tata kelola birokrasi di dalam lembaga pemasyarakatan. Program-program kemandirian seperti pelatihan kerja pertukangan, pertanian, kerajinan tangan, hingga pembinaan kerohanian dikelola secara transparan dan akuntabel agar hak-hak warga binaan terpenuhi dengan baik tanpa adanya pungutan liar dalam bentuk apapun.

Keluarga warga binaan dan masyarakat umum yang mendatangi Lapas Kelas 1 Bandar Lampung kini merasakan perubahan pelayanan yang jauh lebih cepat, ramah, dan tertib. Kebijakan layanan kunjungan dan penitipan barang yang terintegrasi secara online terbukti mampu menciptakan suasana lingkungan lapas yang kondusif, aman, serta steril dari berbagai bentuk intervensi pungutan liar yang merugikan.

Melalui konsistensi penerapan zona integritas ini, Lapas Kelas 1 Bandar Lampung optimis dapat menjadi percontohan bagi unit pelaksana teknis pemasyarakatan lainnya di seluruh Indonesia. Pihak manajemen berharap seluruh elemen masyarakat turut serta melakukan pengawasan partisipatif demi terciptanya sistem pemasyarakatan yang bersih, berwibawa, serta benar-benar mampu merehabilitasi warga binaan menjadi manusia mandiri yang berguna bagi masyarakat.

[SB.09/cahaya]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital