SARIBERITA.ID Tindakan kekerasan dan teror kembali dilakukan oleh pemukim ilegal Israel terhadap warga sipil Palestina. Kali ini, seorang pria paruh baya penyandang disabilitas menjadi korban serangan brutal menggunakan pipa besi di wilayah Masafer Yatta, Tepi Barat.
Berdasarkan rekaman video amatir, insiden memilukan tersebut memperlihatkan detik-detik saat korban dipukul secara keji oleh pemukim ilegal. Korban diketahui bernama Said Rabah (61), seorang warga Palestina sekaligus pemilik lahan di wilayah tersebut.
Kekerasan yang dialami Said Rabah ini menambah catatan panjang penderitaannya. Ironisnya, insiden pemukulan ini terjadi hanya berselang satu tahun setelah Said mengalami nasib nahas. Sebelumnya, kaki Said harus diamputasi akibat luka tembak yang juga dilakukan oleh pemukim Israel saat ia tengah berupaya keras mempertahankan lahannya.
Terkait insiden penyerangan terbaru yang menggunakan pipa besi ini, pihak kepolisian Israel dilaporkan telah menahan seorang remaja berusia 16 tahun yang diduga kuat sebagai pelaku.
Meski terus-menerus menjadi sasaran kekerasan fisik dan teror yang mengancam nyawanya, Said Rabah tidak gentar. Ia menegaskan bahwa segala bentuk serangan tersebut tidak akan menyurutkan niatnya untuk tetap bertahan di tanah kelahirannya. Ia berkomitmen penuh untuk menjaga tanah ulayatnya dan menolak tunduk pada ancaman pengusiran paksa yang terus dilancarkan oleh kelompok pemukim ilegal Israel.
[SB.103/Riskph]





0 Komentar