Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Pemerintah Naikkan Anggaran Subsidi Energi 2027, Alokasi BBM Capai Rp28,7 Triliun


 SARIBERITA.ID| Pemerintah Republik Indonesia mempersiapkan alokasi anggaran subsidi energi yang lebih tinggi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2027 dibandingkan dengan perkiraan realisasi pada tahun 2026. Kenaikan ini mencakup subsidi untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis tertentu, LPG tabung 3 kg, hingga subsidi listrik.

Berdasarkan Dokumen Nota Keuangan beserta RAPBN Tahun Anggaran 2027 yang menjadi rujukan utama dalam laporan ini, pemerintah menetapkan anggaran subsidi BBM jenis tertentu—seperti Pertalite dan Solar—sebesar Rp28,7 triliun. Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar 8,71% dibandingkan dengan outlook atau perkiraan realisasi APBN 2026 yang berada di angka Rp26,4 triliun.

Meningkatnya alokasi subsidi BBM ini beriringan dengan lonjakan total subsidi energi nasional. Secara keseluruhan, rancangan anggaran subsidi energi untuk tahun 2027 diusulkan mencapai Rp272,94 triliun. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 20,1% jika dibandingkan dengan outlook tahun 2026.

Rincian kenaikan di sektor energi lainnya meliputiSubsidi LPG Tabung 3 kg Mengalami kenaikan menjadi Rp114,1 triliun dari outlook 2026,Subsidi Listrik Dialokasikan naik menjadi Rp130,1 triliun.

Perhitungan anggaran subsidi energi dalam RAPBN 2027 ini tidak lepas dari berbagai tantangan ekonomi dan global. Pemerintah menyusun rumusan tersebut menggunakan sejumlah asumsi dan parameter makroekonomi, di antaranya proyeksi nilai tukar Rupiah, perubahan harga minyak mentah yang dipengaruhi oleh konflik geopolitik global, serta adanya perkiraan peningkatan produksi pada pembangkit listrik di tanah air.[SB.101/r]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital