SARIBERITA.ID Hujan deras yang disertai angin kencang melanda Kota Medan pada Selasa malam. Cuaca ekstrem ini memicu kepanikan luar biasa di tengah masyarakat serta menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan atap seng rumah warga beterbangan di berbagai wilayah.
Dahsyatnya badai membuat aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama terganggu secara signifikan. Di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan gedung Mall Deli Park, sejumlah warga dan pengendara kendaraan roda dua yang panik tampak berdesakan berteduh di dalam sebuah kios.
Kondisi di lokasi tersebut dilaporkan cukup mencekam. Warga yang berada di dalam kios terlihat sangat gelisah dan ketakutan menghadapi cuaca buruk di luar. Saking kencangnya tiupan angin, warga bahkan terpaksa menahan dan menutup pintu kios rapat-rapat untuk menghindari terjangan angin kencang dan air hujan yang masuk.
Kengerian cuaca ekstrem ini juga terjadi di kawasan Jalan Sei Ular Baru. Melalui rekaman video amatir, warga sempat merekam momen mengerikan ketika atap seng dari sejumlah rumah terlepas dan terbang berhamburan ke udara akibat disapu angin kencang.
Dampak buruk lainnya juga melumpuhkan fasilitas jalan umum. Di Jalan Yos Sudarso, sebuah pohon berukuran besar tumbang hingga menutupi seluruh badan jalan. Pohon tumbang ini sempat menghambat arus lalu lintas secara total, padahal ruas jalan tersebut merupakan salah satu akses urat nadi utama yang menghubungkan pusat Kota Medan menuju kawasan Pelabuhan Belawan.
Hingga berita ini diturunkan, otoritas terkait mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah Kota Medan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan deras dan angin kencang susulan. Warga juga diminta secara tegas untuk tidak berteduh di bawah pohon besar, reklame, maupun bangunan tua yang berisiko roboh apabila badai kembali terjadi.
[SB.103/Riskph]





0 Komentar