SARIBERITA.ID - Ketegangan di kawasan Teluk terus mengalami eskalasi yang signifikan. Pemerintah Iran kembali menegaskan pendirian kuatnya bahwa Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran paling krusial di dunia, akan tetap ditutup selama tekanan militer dan blokade maritim yang diberlakukan terhadap negara itu belum dicabut.
Pernyataan resmi ini disampaikan langsung oleh Kementerian Luar Negeri Iran di tengah meningkatnya ketegangan dan ketidakpastian keamanan di kawasan Teluk.
Dalam pernyataannya, pihak Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz sangat bergantung pada terwujudnya syarat-syarat yang telah ditekankan oleh Republik Islam Iran. Teheran menyebut bahwa tekanan dan kondisi saat ini merupakan hasil dari apa yang mereka sebut sebagai "agresi militer Amerika Serikat" di kawasan tersebut.
Langkah ini menunjukkan sikap tidak kompromi dari Iran atas penutupan jalur strategis ini, selama ancaman dan blokade yang mengancam stabilitas dan kedaulatan negara mereka tidak segera dihentikan oleh pihak Amerika Serikat dan sekutunya.[SB.104/Pebri]





0 Komentar