Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

JDT Tahan Chelsea 3-3, Xisco Muñoz Minta Pemain Tak Cepat Puas


SARIBERITA. ID Johor Darul Ta’zim (JDT) menutup rangkaian pramusim dengan hasil mengejutkan setelah bermain imbang 3-3 melawan Chelsea di Stadion Sultan Ibrahim, Iskandar Puteri, Malaysia, Minggu (9/8/2026). Pelatih JDT Xisco Muñoz mengapresiasi penampilan anak asuhnya, tetapi langsung mengingatkan bahwa persaingan di dalam skuad harus terus dijaga menjelang musim baru.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. JDT mampu membuka keunggulan pada menit ke-14 melalui Arif Aiman Hanapi setelah memanfaatkan umpan Marcus Guilherme.

Chelsea kemudian mendapat kesempatan menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti Liam Delap pada menit ke-43. Skor 1-1 bertahan hingga jeda pertandingan.

Memasuki babak kedua, Chelsea kembali memperoleh penalti yang berhasil dikonversi Delap pada menit ke-62. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah JDT menyamakan kedudukan tiga menit kemudian melalui tendangan bebas Oscar Aribas.

JDT kembali berada di depan ketika Bergson Da Silva mencetak gol lima menit sebelum waktu normal berakhir. Keunggulan tuan rumah akhirnya sirna pada masa tambahan waktu setelah pemain JDT Christian Glauder mencetak gol bunuh diri sehingga pertandingan berakhir 3-3.

Hasil tersebut menjadi penutup pramusim JDT sebelum memasuki persiapan menghadapi kompetisi resmi. Bagi Muñoz, pertandingan menghadapi klub sekelas Chelsea memberikan pengalaman penting bagi para pemainnya sekaligus menjadi gambaran mengenai perkembangan tim selama masa persiapan.

Pelatih asal Spanyol itu menyampaikan apresiasi kepada para pemain atas karakter, semangat, dan kekuatan yang ditunjukkan sepanjang pertandingan. Menurutnya, laga tersebut menjadi salah satu tahapan penting untuk membangun kesiapan tim menghadapi musim yang lebih berat.

Muñoz juga memberikan perhatian khusus terhadap kedalaman skuad JDT. Menurutnya, persaingan sehat antarpemain menjadi salah satu faktor yang dapat menjaga konsistensi tim sepanjang musim.

Ia menekankan bahwa tidak ada pemain yang boleh merasa posisinya sudah aman. Setiap anggota skuad dituntut terus memberikan kemampuan terbaik karena ambisi klub dinilai sangat tinggi.

Pelatih JDT tersebut juga menilai timnya menunjukkan kematangan dalam menjalankan berbagai pendekatan permainan. Para pemain mampu berganti dari pertahanan blok rendah, blok menengah, hingga tekanan tinggi sesuai dengan situasi pertandingan.

Laga melawan Chelsea sekaligus memberikan pengalaman menghadapi lawan dengan kualitas pemain dan organisasi permainan yang berbeda. Pertandingan seperti ini dapat menjadi bahan evaluasi sebelum JDT kembali menjalani persaingan domestik dan agenda kompetitif lainnya.

Dari sisi hasil, JDT sebenarnya sempat berada dalam posisi untuk mengamankan kemenangan. Namun, gol bunuh diri pada masa tambahan waktu membuat kedua tim harus puas berbagi angka.

Bagi Chelsea, pertandingan tersebut menjadi bagian dari rangkaian tur pramusim mereka di Asia. Setelah menghadapi JDT, klub asal London itu dijadwalkan kembali ke Inggris untuk melanjutkan persiapan sebelum menghadapi Real Sociedad pada 15 Agustus.

Sementara itu, JDT dapat membawa sejumlah catatan positif dari pertandingan tersebut. Tiga gol yang dicetak Arif Aiman, Oscar Aribas, dan Bergson menunjukkan kemampuan tim untuk memberikan tekanan serta menciptakan peluang ketika menghadapi lawan dengan reputasi internasional.

Muñoz berharap performa tersebut tidak membuat para pemain terlena. Pesan utamanya adalah mempertahankan etos kerja dan persaingan internal agar JDT mampu menjaga konsistensi ketika memasuki pertandingan resmi.

Hasil imbang melawan Chelsea akhirnya menjadi modal kepercayaan diri sekaligus bahan evaluasi bagi JDT. Dengan pramusim yang telah berakhir, perhatian klub kini beralih pada persiapan akhir untuk menghadapi musim baru dengan target mempertahankan performa kompetitif mereka.

[SB.09/Riskapah]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital