SARIBERITA.ID- Harga daging ayam ras di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, mengalami kenaikan hingga mencapai Rp45.000 per kilogram pada Selasa (4/8/2026). Lonjakan harga tersebut dikeluhkan masyarakat karena dinilai memberatkan pengeluaran rumah tangga, sementara pedagang menyebut kenaikan dipicu berkurangnya pasokan dari distributor.
Kenaikan harga terpantau di beberapa pasar tradisional di Muara Enim. Sebelumnya, daging ayam dijual pada kisaran Rp38.000 hingga Rp40.000 per kilogram, namun dalam beberapa hari terakhir melonjak hingga Rp45.000 per kilogram. Kondisi ini membuat sebagian konsumen mengurangi jumlah pembelian.
Sejumlah pedagang mengaku kenaikan harga berasal dari tingkat distributor yang lebih tinggi dibanding pekan sebelumnya. Selain pasokan yang berkurang, meningkatnya biaya distribusi turut memengaruhi harga jual ayam di tingkat pengecer. Akibatnya, pedagang terpaksa menyesuaikan harga agar tetap memperoleh keuntungan.
Di sisi lain, masyarakat berharap harga daging ayam segera kembali stabil. Bagi sebagian keluarga, ayam merupakan sumber protein utama sehingga kenaikan harga berdampak langsung terhadap pengeluaran kebutuhan sehari-hari. Tidak sedikit pembeli yang memilih membeli dalam jumlah lebih sedikit atau beralih ke bahan pangan alternatif.
Pedagang juga merasakan dampak dari tingginya harga tersebut. Meski harga jual meningkat, volume penjualan justru mengalami penurunan karena daya beli masyarakat melemah. Beberapa pedagang mengaku stok dagangan mereka tidak lagi habis secepat biasanya.
Pemerintah terus memantau perkembangan harga pangan di berbagai daerah, termasuk komoditas daging ayam yang menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Langkah pengawasan distribusi dan pasokan dinilai penting agar gejolak harga tidak berlangsung dalam waktu yang lama.
Kenaikan harga daging ayam tidak hanya terjadi di Muara Enim, tetapi juga dilaporkan di sejumlah daerah lain di Sumatera Selatan. Fenomena tersebut menunjukkan adanya tekanan pada rantai pasok yang memengaruhi harga di tingkat pasar tradisional.
Masyarakat berharap pemerintah bersama pelaku usaha segera mengambil langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga daging ayam. Dengan harga yang kembali normal, daya beli masyarakat dapat pulih dan aktivitas perdagangan di pasar tradisional kembali bergairah.[SB.09/Pebrianti ]*




0 Komentar