Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Guru Kreatif Ubah Lahan Kosong Jadi Taman Numerasi | Selamat Pagi Indonesia


 SARIBERITA.ID
, - Inovasi dalam dunia pendidikan terus bermunculan berkat dedikasi dan kreativitas para tenaga pengajar di tanah air. Seperti yang disorot dalam liputan program Selamat Pagi Indonesia, sebuah inisiatif luar biasa datang dari seorang guru yang sukses menyulap lahan kosong terbengkalai di area sekolah menjadi sebuah fasilitas belajar interaktif yang diberi nama Taman Numerasi.

Lahan yang sebelumnya hanya ditumbuhi ilalang dan tidak terawat tersebut kini telah berubah wujud menjadi area ruang terbuka hijau yang penuh warna dan sarat akan nilai edukasi. Di Taman Numerasi ini, berbagai alat peraga matematika dirancang secara kreatif dengan memanfaatkan bahan daur ulang serta elemen alam sekitar. Fasilitas yang tersedia meliputi arena permainan tradisional engklek yang dimodifikasi dengan deret angka, jalur lintasan pengenalan bangun datar geometri, hingga "pohon hitung" interaktif.

Keberadaan taman ini sukses mematahkan stigma di kalangan siswa bahwa pelajaran matematika adalah mata pelajaran yang menakutkan dan membosankan. Kini, para peserta didik dapat belajar berhitung, memecahkan masalah logika, dan mengenal konsep bangun ruang sembari bermain lepas di luar ruangan.

Menanggapi kesuksesan metode pembelajaran ruang terbuka ini, Siti Rahmawati, Guru Matematika sekaligus Inisiator Taman Numerasi, menjelaskan bahwa pendekatan ini terbukti jauh lebih efektif dalam membangun kedekatan anak dengan angka dan logika.

"Dunia anak adalah dunia bermain. Jika kita memaksakan anak-anak untuk terus duduk berjam-jam menatap papan tulis, minat mereka terhadap matematika akan mudah luntur. Melalui Taman Numerasi ini, kami memindahkan ruang kelas ke alam bebas. Mereka merasa sedang bermain, padahal saat mereka melompat dari satu balok ke balok lain, mereka sedang belajar penjumlahan dan pengurangan. Dampaknya sangat luar biasa, antusiasme belajar siswa melonjak dan nilai evaluasi numerasi mereka menunjukkan peningkatan yang sangat positif," papar Siti Rahmawati.

Inovasi pembuatan Taman Numerasi ini mendapat apresiasi positif dari komite sekolah dan orang tua murid. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di seluruh Indonesia, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa fasilitas pendidikan yang efektif tidak selalu menuntut biaya mahal, melainkan membutuhkan kepedulian dan sentuhan kreativitas dari para pendidik.

[SB.102/CAHAYA]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital