SARIBERITA.ID,JAKARTA – Gaya hidup modern yang lekat dengan polusi udara, paparan sinar ultraviolet (UV), asap rokok, hingga kebiasaan menatap layar gawai berjam-jam tanpa disadari membuat tubuh sangat rentan terhadap paparan radikal bebas. Ancaman radikal bebas yang mengintai setiap saat ini tidak hanya berisiko merusak sel-sel kekebalan tubuh, tetapi juga secara spesifik dapat menurunkan kualitas kesehatan organ penglihatan, yakni mata.
Jika dibiarkan tanpa penanganan dan pencegahan yang tepat, penumpukan radikal bebas di dalam tubuh dapat memicu stres oksidatif. Kondisi ini menjadi cikal bakal berbagai masalah kesehatan jangka panjang, mulai dari penuaan dini, tubuh yang mudah lelah dan sakit, hingga penyakit degeneratif pada mata seperti katarak dan degenerasi makula.
Mengingat bahaya tersembunyi tersebut, dr. Budi Santoso, Sp.M., seorang Dokter Spesialis Mata dan Edukator Kesehatan Lifestyle, menekankan betapa pentingnya kesadaran masyarakat untuk mulai menerapkan perlindungan ganda, baik dari dalam maupun luar tubuh.
"Mata adalah salah satu organ yang paling rentan terpapar dampak buruk radikal bebas. Di luar ruangan kita berhadapan dengan radiasi sinar UV, sementara di dalam ruangan mata kita terus dibombardir oleh blue light atau sinar biru dari perangkat elektronik. Jika pertahanan tubuh lemah, kerusakan sel makula pada mata akan terjadi lebih cepat," jelas dr. Budi Santoso.
Untuk menangkal efek buruk radikal bebas dan menjaga tubuh serta mata tetap sehat bugar, dr. Budi memberikan sejumlah langkah mitigasi yang bisa diterapkan sehari-hari:Perbanyak Asupan Antioksidan Pertahanan terbaik melawan radikal bebas dari dalam tubuh adalah antioksidan. dr. Budi menyarankan untuk rutin mengonsumsi makanan yang kaya akan Vitamin A, C, E, Lutein, dan Zeaxanthin. Nutrisi ini banyak ditemukan pada sayuran hijau (seperti bayam dan brokoli), wortel, buah beri, tomat, serta kacang-kacangan.
Gunakan Pelindung Eksternal Untuk perlindungan dari luar, biasakan menggunakan kacamata hitam dengan proteksi UV (UV protection) saat beraktivitas di bawah terik matahari. Sementara bagi pekerja kantoran, kacamata anti-radiasi bisa menjadi opsi untuk menyaring paparan sinar biru dari layar monitor.Terapkan Aturan 20-20-20 Mengistirahatkan organ penglihatan sangat krusial. Setiap 20 menit menatap layar, istirahatkan mata dengan melihat objek berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Ini membantu mencegah ketegangan mata atau Computer Vision Syndrome. Gaya Hidup Aktif dan Istirahat Cukup Sel tubuh membutuhkan waktu untuk meregenerasi diri. Tidur yang cukup selama 7-8 jam per malam dan rutin berolahraga akan melancarkan sirkulasi darah yang membawa suplai oksigen serta nutrisi penting menuju organ-organ vital, termasuk mata.
Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan sehat ini, ancaman radikal bebas tidak lagi menjadi momok menakutkan, dan tubuh serta mata dapat terus berfungsi dengan optimal.
[SB.102/CAHAYA]





0 Komentar