SARIBERITA.ID, JAKARTA – Penyakit jantung hingga kini masih menjadi salah satu ancaman kesehatan mematikan yang paling diwaspadai oleh masyarakat. Dalam tayangan program bincang kesehatan Go Healthy, para pakar medis kembali mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan kardiovaskular. Salah satu kunci utama yang dibahas untuk menjaga jantung tetap kuat adalah melalui konsumsi antioksidan kompleks secara rutin.
Paparan polusi, gaya hidup tidak sehat, hingga stres pekerjaan sehari-hari tanpa disadari memicu penumpukan radikal bebas di dalam tubuh. Jika dibiarkan, kondisi ini akan merusak sel-sel pembuluh darah dan memicu penyakit jantung koroner.
Menjelaskan fenomena tersebut, dr. Andi Pratama, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, memaparkan bagaimana radikal bebas secara perlahan merusak sistem kardiovaskular jika tubuh kekurangan benteng pertahanan dari antioksidan.
"Radikal bebas yang berlebih di dalam tubuh akan menyebabkan terjadinya stres oksidatif. Kondisi ini memicu peradangan pada dinding pembuluh darah, yang kemudian memudahkan kolesterol jahat (LDL) menempel dan membentuk plak atau penyumbatan. Oleh karena itu, jantung sangat membutuhkan antioksidan kompleks untuk menetralkan radikal bebas tersebut sebelum mereka sempat merusak pembuluh darah," jelas dr. Andi Pratama.
Lebih lanjut, asupan antioksidan tidak bisa hanya mengandalkan satu sumber saja. Dibutuhkan kombinasi dari berbagai jenis antioksidan untuk memberikan perlindungan menyeluruh pada sistem peredaran darah.
Terkait pemenuhan nutrisi tersebut, dr. Rini Setyawati, Spesialis Gizi Klinik, mengungkapkan bahwa masyarakat perlu cerdas dalam memilih asupan harian. Mengonsumsi antioksidan kompleks berarti memasukkan berbagai variasi warna sayur dan buah dalam piring makan setiap harinya.
"Antioksidan tunggal saja kadang tidak cukup untuk melawan gempuran radikal bebas di era modern ini. Kita membutuhkan antioksidan kompleks, yang bisa didapatkan dari kombinasi vitamin C, vitamin E, beta-karoten, likopen, hingga flavonoid. Sumbernya sangat mudah ditemukan di sekitar kita, seperti buah beri, tomat, sayuran hijau tua, kacang-kacangan, hingga teh hijau. Konsumsi nutrisi ini secara rutin akan sangat membantu menjaga elastisitas pembuluh darah," papar dr. Rini Setyawati.
Selain dari asupan makanan bergizi, dalam program tersebut juga dibahas bahwa menjaga kesehatan jantung harus dibarengi dengan pola hidup aktif. Berolahraga secara teratur, mengelola tingkat stres, menjaga kualitas tidur, serta memanfaatkan teknologi kesehatan yang tepat jika diperlukan, menjadi satu kesatuan gaya hidup yang tidak bisa dipisahkan untuk mendapatkan jantung yang sehat dan kuat.
Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa menjaga kesehatan jantung bukanlah hal yang instan, melainkan investasi jangka panjang melalui konsumsi nutrisi yang tepat dan gaya hidup seimbang.
[SB.102/CAHAYA]





0 Komentar