Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Gempa M 7,4 Guncang Kolombia: 111 Tewas, Fasilitas Kesehatan Hancur, Pasien Dirawat di Area Parkir


SARIBERITA.ID
Bencana gempa bumi dahsyat berkekuatan Magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026), memicu kehancuran infrastruktur berskala nasional dan menelan banyak korban jiwa. Pemerintah Kolombia telah menetapkan peristiwa ini sebagai bencana nasional dan memberlakukan status darurat guna mempercepat proses evakuasi, pendataan korban, serta pendistribusian bantuan.

Berdasarkan data sementara yang dilaporkan oleh pihak berwenang, gempa tersebut telah menewaskan sedikitnya 111 orang dan menyebabkan 87 orang lainnya mengalami luka-luka. Jumlah korban dikhawatirkan masih bisa bertambah seiring dengan proses pencarian dan evakuasi di bawah reruntuhan bangunan yang terus dilakukan oleh tim darurat gabungan bersama warga.

Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, dalam keterangannya menyampaikan bahwa dampak kerusakan yang ditimbulkan sangat luas. Guncangan kuat gempa tercatat telah meruntuhkan 61 bangunan dan merusak lebih dari 1.500 rumah warga yang tersebar di berbagai wilayah Kolombia.

Salah satu sektor vital yang paling terdampak parah akibat bencana ini adalah fasilitas kesehatan. Laporan resmi mencatat setidaknya 18 pusat layanan kesehatan tingkat nasional mengalami kerusakan signifikan. Kota Cali dilaporkan menjadi salah satu daerah dengan tingkat kerusakan terparah. Laporan awal di kota ini mencatat kerusakan pada sembilan fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit utama, yakni Hospital Universitario del Valle dan Centro Profesional Vida.

Dampak kerusakan pada infrastruktur rumah sakit ini menciptakan krisis baru dalam penanganan medis darurat pascagempa. Banyak fasilitas medis yang tak lagi layak atau aman digunakan, memaksa para tenaga kesehatan untuk mengambil tindakan cepat. Di Centro Profesional Vida, tenaga medis terpaksa merawat para pasien dan korban gempa di area luar gedung, tepatnya di area parkir. Di tengah keterbatasan, para petugas kesehatan berjuang keras merakit peralatan medis secara darurat demi memastikan kelangsungan perawatan dan menyelamatkan nyawa para korban yang jumlahnya terus bertambah setiap waktunya.

[SB.103/Riskph]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital