Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

BI Rate Ditahan di Level 5,75%, Stabilitas Rupiah Jadi Fokus Utama Bank Indonesia

 


SARIBERITA.ID| Bank Indonesia (BI) kembali memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuannya (BI Rate) tetap di level 5,75%. Sejalan dengan keputusan tersebut, suku bunga deposit facility juga tetap dipertahankan pada level 4,75%, dan suku bunga lending facility bertahan di angka 6,5%.

Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, menyampaikan bahwa keputusan menahan suku bunga acuan ini diambil karena konsisten dengan upaya bank sentral dalam memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah. Langkah ini dinilai penting untuk meredam dampak dari tingginya gejolak perekonomian global, salah satunya akibat konflik dan ketegangan di Timur Tengah.

"Keputusan ini juga menjadi bagian dari upaya untuk mempertahankan inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5% plus-minus 1%, serta demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Destry Damayanti.

Lebih lanjut, Destry menjelaskan bahwa Bank Indonesia akan terus melakukan perluasan terkait kebijakan insentif dan mengambil sejumlah kebijakan strategis lainnya guna mendorong peningkatan aliran masuk modal asing (capital inflow) ke dalam negeri. BI juga berupaya untuk meningkatkan likuiditas, mengurangi segmentasi likuiditas baik di pasar uang maupun perbankan, serta mempercepat pendalaman di pasar uang dan valuta asing (valas).

Dalam mengawal sektor riil, Bank Indonesia berkomitmen menjaga stabilitas sistem keuangan secara menyeluruh. Di samping itu, kebijakan sistem pembayaran ke depannya akan terus diarahkan untuk mendukung berbagai kegiatan ekonomi masyarakat. Hal ini mencakup perluasan akseptasi atau penerimaan transaksi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, hingga peningkatan keandalan serta ketahanan infrastruktur sistem pembayaran itu sendiri.

Destry Damayanti menegaskan bahwa arah bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran akan terus disinergikan dalam rangka memperkuat stabilitas nasional. BI siap memperkuat efektivitas implementasi kebijakan moneter guna mengawal nilai tukar Rupiah dan mengendalikan target inflasi ke depan.[SB.101/r]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital