SARIBERITA.ID| Pelaku pasar merespons positif atas kebijakan yang akan diambil oleh Bank Indonesia terkait tingkat suku bunga acuan (BI Rate). Ketua Umum Perkumpulan Analis Efek Indonesia (PAEI), David Sutyanto, memperkirakan bahwa Bank Indonesia akan tetap mempertahankan BI Rate di level 5,75% selama beberapa waktu ke depan.
Menurut David, pandangan para pelaku pasar tersebut tidak terlepas dari sosok Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti. Di mata para analis dan pelaku pasar, Destry Damayanti dinilai memiliki kepribadian yang tenang dalam mengambil keputusan dan selalu mengedepankan stabilitas dalam menentukan arah kebijakan bank sentral.
"Saya rasa Bu Destry itu cenderung lebih condong ke kestabilan, jadi tidak melakukan perubahan secara drastis," ungkap David Sutyanto.
Meskipun demikian, David juga memberikan catatan bahwa bukan tidak mungkin Bank Indonesia akan mengambil langkah pencegahan (preventif). Jika sewaktu-waktu Bank Indonesia merasa perlu untuk menaikkan suku bunga terlebih dahulu sebelum The Fed (bank sentral Amerika Serikat) menaikkan suku bunganya, maka langkah tersebut tetap terbuka untuk dilakukan.
Lebih lanjut, David menegaskan bahwa karena mengutamakan stabilitas, kebijakan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia di bawah pengaruh dan kepribadian Destry Damayanti menjadi jauh lebih mudah dibaca oleh pasar.
"Kalau melihat pribadinya Bu Destry yang cenderung lebih kalem dan biasanya mengutamakan stabilitas, saya rasa Bu Destry lebih terprediksi. Makanya market lebih suka dengan Bu Destry, karena Bu Destry itu lebih terprediksi dalam mengeluarkan kebijakan-kebijakannya," tutup David.[SB.101/r]





0 Komentar