SARIBERITA – PSIM Yogyakarta memastikan tetap mempertahankan empat pemain asing andalannya untuk menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027. Keputusan tersebut diambil setelah manajemen dan tim pelatih melakukan evaluasi terhadap performa para pemain sepanjang musim lalu.
Empat pemain asing yang dipastikan kembali memperkuat Laskar Mataram adalah Ze Valente, Ezequiel "Pulga" Vidal, Yusaku Yamadera, dan Jop van der Avert. Keempatnya dinilai memiliki kontribusi besar dalam perjalanan PSIM selama musim 2025/2026 sehingga layak dipertahankan.
Manajer PSIM, Iksan Mahar, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan antara manajemen dan jajaran pelatih. Menurutnya, keberlanjutan kerja sama dengan para pemain asing menjadi bagian penting dalam menjaga kestabilan tim menghadapi persaingan musim baru.
Di sektor pertahanan, PSIM kembali mempercayakan duet Yusaku Yamadera dan Jop van der Avert sebagai benteng utama. Keduanya dinilai mampu menjaga keseimbangan permainan serta tampil konsisten sepanjang musim lalu.
Sementara itu, lini serang tetap akan bertumpu pada kreativitas Ze Valente dan Ezequiel "Pulga" Vidal. Kombinasi keduanya diharapkan kembali menjadi motor serangan yang mampu menciptakan peluang sekaligus membawa PSIM meraih hasil positif di setiap pertandingan.
Manajemen menilai mempertahankan kerangka utama tim akan mempermudah proses adaptasi pemain dan pelatih menjelang dimulainya kompetisi. Dengan komposisi yang sudah saling memahami karakter permainan, PSIM optimistis dapat tampil lebih kompetitif pada musim keduanya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Selain menjaga stabilitas skuad, langkah ini juga menunjukkan keseriusan PSIM dalam membangun tim yang tidak hanya kuat secara individu, tetapi juga solid sebagai satu kesatuan. Kepercayaan kepada empat pemain asing tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam menyusun strategi menghadapi persaingan yang diprediksi semakin ketat.
Dengan mempertahankan empat pilar asingnya, PSIM berharap mampu melanjutkan tren positif yang telah dibangun pada musim sebelumnya. Dukungan suporter serta konsistensi performa para pemain diharapkan menjadi modal utama bagi Laskar Mataram untuk bersaing dan meraih prestasi lebih tinggi pada Super League 2026/2027.[SB.09/Pebrianti ]




0 Komentar