SARIBERITA.ID Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Provinsi Aceh. Dilaporkan, sedikitnya tujuh hektare lahan yang terletak di Gampong Drien, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, hangus dilahap si jago merah.
Amukan api yang membakar lahan tersebut tersebar di dua titik lokasi yang berbeda. Pada lokasi pertama yang mencakup area seluas 4 hektare, tim gabungan telah berhasil melakukan pemadaman dengan progres mencapai 85 persen. Sementara itu, untuk lokasi kedua seluas 3 hektare, proses pemadaman baru mencapai angka 50 persen.
Guna menjinakkan kobaran api, sebanyak 50 personel dari tim gabungan dibantu oleh masyarakat setempat terus berjibaku di lapangan. Saat ini, tim memfokuskan operasi pada penyisiran dan pendinginan area, mengingat sejumlah titik sisa kebakaran masih mengeluarkan kepulan asap tebal.
Proses pemadaman ini tidak berjalan mudah. Tim gabungan dihadapkan pada sejumlah kendala teknis di lapangan, di antaranya adalah medan yang sulit dilalui, jarak lokasi kebakaran yang cukup terpencil, hingga sangat terbatasnya sumber air di sekitar titik api.
Terkait upaya penanggulangan ini, Perwakilan Tim Gabungan Pemadaman Karhutla di lokasi kejadian memberikan keterangan mengenai perkembangan terkini.
"Kegiatan kemarin kita telah berupaya memadamkan api di sebelah belakang, sudah mencapai sekitar 80 persen titik api padam," ungkap perwakilan tim tersebut.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tantangan utama adalah munculnya titik api baru akibat faktor cuaca atau bara yang tersisa. "Kemarin sore timbul lagi titik baru yang di tempat sekarang ini. Sehingga, kami bergotong royong bersama untuk memadamkan api di seputaran lokasi ini yang (luasnya) sekitar 4 hektare," jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh petugas gabungan masih disiagakan dan terus berupaya memastikan setiap titik api benar-benar padam sepenuhnya. Proses pendinginan ( mopping up ) terus diintensifkan guna mencegah bara api yang masih menyala di bawah permukaan tanah kembali memicu kebakaran susulan.
[SB.103/Riskph]





0 Komentar