SARIBERITA.ID– Usai resmi dilantik sebagai pimpinan tertinggi bank sentral, Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru, Destry Damayanti, menegaskan bahwa fokus utama institusinya ke depan adalah menjaga stabilitas sistem keuangan nasional di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global.
Gejolak ekonomi global yang masih berfluktuasi dinilai akan sangat berpengaruh terhadap arah kebijakan Bank Indonesia, khususnya dalam kerangka jangka pendek. Oleh karena itu, Destry memandang bahwa pemeliharaan stabilitas ekonomi merupakan fondasi krusial yang harus diperkuat untuk membuka ruang pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih luas dan berkelanjutan.
Dalam menjalankan mandatnya, ia memastikan bahwa Bank Indonesia tidak akan bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas sistem keuangan maupun perekonomian makro. Sinergi dengan pemerintah pusat, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait, akan terus diintensifkan.
"Mungkin kalau ditanya bagaimana stance (arah) kebijakan dari kami ke depan, tentu tetap yang pertama kita akan mengupayakan stabilitas. Tentunya untuk mencapai stabilitas itu, kita bisa bekerja sama, jadi tidak hanya Bank Indonesia sendiri," ungkap Destry Damayanti (Gubernur Bank Indonesia).
Gubernur BI tersebut juga menyoroti pentingnya semangat kolaborasi kelembagaan yang ia sebut sebagai 'Sinergi Merah Putih' guna menghadapi berbagai tantangan ekonomi domestik. Salah satu fokus penyelesaian masalah secara lintas lembaga tersebut adalah terkait pengendalian harga di masyarakat.
"Kita bisa mengajak (kolaborasi) bersama dengan 'Sinergi Merah Putih' itu, khususnya juga dalam menangani masalah-masalah domestik seperti inflasi. Hal tersebut tentu akan menjadi pekerjaan rumah bagi kami di Bank Indonesia, dengan terus meningkatkan sinergi bersama kementerian dan lembaga terkait," pungkas Destry Damayanti.[SB.104/Pebri]




0 Komentar