Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Presiden Prabowo di Forum BRICS: Indonesia Tidak Akan Tunduk pada Dikte Kekuatan Asing


 SARIBERITA.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menegaskan posisi tawar dan sikap politik luar negeri Indonesia di kancah global. Dalam forum internasional negara-negara BRICS, Kepala Negara secara tegas menyatakan bahwa Indonesia menolak untuk didikte oleh kekuatan hegemonik mana pun.

Sikap ini disampaikan Presiden Prabowo sebagai representasi kedaulatan negara yang terus memperkuat ketahanan nasional agar dapat berdiri sejajar dengan negara-negara adidaya. Ia meyakini bahwa kemandirian yang sejati hanya bisa dicapai melalui resiliensi yang kuat di berbagai sektor.

"Kami tidak suka didikte oleh satu atau dua kekuatan tertentu. Kita harus tangguh dan kemudian kita akan menjadi benar-benar mandiri," tegas Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga meyakini bahwa aliansi BRICS memiliki potensi besar untuk terus memperluas dan memperkuat kerja sama lintas negara. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan dampak dan pengaruh langsung yang positif terhadap ketahanan negara-negara anggotanya, terutama dalam membangun kepercayaan dan menjaga perdamaian dunia.

Sebagai bentuk konkret dari penguatan ketahanan tersebut, Presiden Prabowo mencontohkan langkah strategis di sektor energi. Menurutnya, energi merupakan fondasi utama bagi kebangkitan ekonomi suatu kawasan.

"Energi adalah salah satu contoh yang jelas. Kita menghubungkan sistem energi kita dan memperkuat keamanan energi di seluruh wilayah kita untuk mendorong perekonomian kita, serta membangun ketahanan yang berkelanjutan," jelas Presiden Prabowo.

Melalui penegasan ini, Indonesia berharap kerja sama strategis antarnegara anggota BRICS dapat menjadi motor penggerak stabilitas ekonomi dan politik dunia yang lebih adil dan berimbang.[SB.104/Pebri]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰