SARIBERITA.ID, Kediri - Pendidikan merupakan hak dasar yang harus diterima oleh setiap anak, namun pada kenyataannya masih banyak anak-anak yang terpaksa putus sekolah akibat kendala ekonomi dan masalah sosial. Menjawab keprihatinan tersebut, Sekolah Rakyat Kediri hadir sebagai secercah harapan yang memberikan kesempatan kedua bagi anak-anak marjinal untuk kembali mengenyam pendidikan dan merajut cita-cita mereka.
Sekolah yang dikelola secara swadaya ini fokus merangkul anak-anak jalanan dan mereka yang terpaksa berhenti belajar formal. Dengan sistem pembelajaran yang fleksibel dan gratis, Sekolah Rakyat Kediri tidak hanya berfokus pada pelajaran akademik dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga membekali siswanya dengan pendidikan karakter dan keterampilan praktis.
Budi Santoso, selaku Pendiri Sekolah Rakyat Kediri, menjelaskan bahwa inisiatif ini berawal dari tingginya angka anak putus sekolah yang menghabiskan waktu di jalanan tanpa arah yang jelas. "Anak-anak ini sebenarnya memiliki potensi yang besar, namun keadaan memaksa mereka kehilangan kesempatan belajar. Melalui Sekolah Rakyat ini, kami ingin merangkul mereka kembali, memberikan fasilitas belajar yang aman, dan memfasilitasi mereka agar nantinya bisa mengikuti ujian kejar paket sehingga ijazahnya diakui secara nasional," ungkapnya.
Proses belajar mengajar di tempat ini banyak dibantu oleh para pemuda dan mahasiswa yang tergerak hatinya untuk menjadi relawan. Pendekatan yang digunakan pun berbeda dengan sekolah formal, di mana para pengajar harus lebih sabar dan mengedepankan pendekatan psikologis agar anak-anak yang pernah trauma atau minder bisa kembali percaya diri.
Hal ini diakui oleh Siti Aminah, selaku Relawan Pengajar, yang membagikan pengalamannya selama mendampingi anak-anak tersebut. "Mengajar di sini membutuhkan hati yang luas. Banyak dari mereka yang awalnya tertutup dan tidak percaya diri karena merasa sudah tertinggal jauh dari teman-teman sebayanya. Tugas kami bukan sekadar mentransfer ilmu, tetapi meyakinkan mereka bahwa mereka berharga dan masa depan mereka masih panjang jika mereka mau berusaha," jelasnya.
Kehadiran Sekolah Rakyat Kediri menjadi bukti nyata bahwa kepedulian bersama dapat menciptakan perubahan positif bagi generasi penerus bangsa. Diharapkan langkah mulia ini mendapatkan dukungan yang lebih luas, baik dari pemerintah daerah maupun para dermawan, agar ruang-ruang belajar serupa dapat terus hidup dan menjangkau lebih banyak anak-anak yang merindukan bangku sekolah.
[SB.102/CAHAYA]





0 Komentar