SARIBERITA.ID, Setelah sempat menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari akibat paparan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau, kegiatan belajar mengajar di wilayah Jakarta kini telah kembali beroperasi secara normal.
Pada hari ini, ratusan siswa, salah satunya di SMK Negeri 60 Jakarta yang berlokasi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, tampak sudah kembali mengikuti pembelajaran secara tatap muka (PTM) di lingkungan sekolah. Sebelumnya, para siswa ini diwajibkan mengikuti kegiatan belajar dari rumah sebagai langkah antisipasi pemerintah terhadap bahaya paparan abu vulkanik yang melanda ibu kota.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa kebijakan PJJ tidak lagi diperpanjang karena kondisi sebaran abu vulkanik di langit Jakarta dinilai sudah mereda dan membaik. Selain kualitas udara, normalnya kembali aktivitas penerbangan juga menjadi parameter utama bagi Pemerintah Provinsi Jakarta untuk mencabut status PJJ dan mengembalikan kegiatan belajar mengajar secara langsung di sekolah.
Gubernur Pramono Anung menjelaskan bahwa dirinya telah menginstruksikan jajaran terkait untuk segera memfasilitasi kembalinya aktivitas normal di instansi pendidikan. "Sekolah normal kembali. Tadi saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk segera mengeluarkan Surat Edaran (SE). Berbagai alasan, salah satunya adalah karena penerbangan sendiri sebagai salah satu parameter sekarang sudah berjalan dengan normal," tegasnya.
Dengan kembali dibukanya gerbang sekolah, para pelajar di Jakarta kini dapat berinteraksi dan melanjutkan kegiatan belajar mereka secara langsung bersama para guru dan teman sebayanya dengan aman.[SB.102/CAHAYA]




0 Komentar