Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Kisah Ibu Ana, Warga Senior yang Berhasil Turunkan Tensi Tinggi dan Atasi Gangguan Penglihatan Lewat Terapi Laser

 

SARIBERITA.ID, Jakarta - Mengabaikan indikasi penyakit dan hanya berobat saat muncul keluhan yang terasa menyakitkan seringkali dapat berdampak fatal bagi kondisi tubuh di masa depan[cite: 2]. Pengalaman pahit ini sempat dialami oleh Ana Sunarti, seorang warga senior berusia 58 tahun yang harus berjuang menghadapi risiko komplikasi serius akibat riwayat hipertensi, kolesterol tinggi, dan asam urat[cite: 2].

Sebelumnya, Ana mengaku memiliki riwayat tekanan darah yang sangat mengkhawatirkan, di mana angka tensinya tidak terkendali hingga sempat menyentuh level 215[cite: 2]. Rata-rata tensi hariannya pun berada di rentang 186[cite: 2]. Kondisi kesehatan yang buruk tersebut tidak hanya membuatnya mengalami insomnia akut di mana ia baru bisa tertidur pada pukul 5 subuh, tetapi juga berdampak langsung pada penglihatannya[cite: 2]. Ana mengeluhkan bahwa pandangan matanya menjadi sangat buram, terasa berat, sering berkedip, hingga pernah mengalami pendarahan pada area matanya[cite: 2].

Praktisi kesehatan yang hadir dalam program acara, dr. Boyke Abidin dan dr. Yohanes Kurniawan, menjelaskan bahwa penyakit hipertensi yang tidak segera dikendalikan dapat menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi tebal, menyempit, dan kaku[cite: 2]. Jika dibiarkan, kondisi ini akan merusak fungsi retina, menyebabkan pembengkakan pada saraf optik, dan menurunkan suplai aliran darah ke area mata yang dapat berujung pada kebutaan[cite: 2].

Menyadari ancaman komplikasi berat yang sewaktu-waktu bisa mengintai nyawanya, Ana akhirnya merubah kebiasaannya menjadi pola hidup sehat dan mengambil langkah pasti dengan rutin menggunakan terapi alat kesehatan berteknologi low-level laser serta asupan suplemen antioksidan khusus mata[cite: 2]. Perubahan positif pun mulai terjadi dan terbukti secara medis. Tekanan darahnya kini telah kembali normal secara signifikan di angka 123/76, kadar kolesterol turun drastis dari 234 menjadi 182, asam uratnya stabil di angka 3,4, serta gula darahnya terkontrol dengan baik di angka 118[cite: 2].

Di samping itu, keluhan fisik Ana kini memudar. Kualitas tidurnya menjadi jauh lebih berkualitas, pandangan matanya kembali jernih, serta tubuhnya terasa sangat bugar hingga memungkinkannya untuk melakukan rutinitas senam line dance setiap hari[cite: 2]. Menanggapi proses pemulihannya yang luar biasa, Ana Sunarti selaku Warga Senior dan Penyintas Hipertensi mengungkapkan rasa syukur dan bahagianya.

"Setelah saya pakai laser secara rutin saat bangun tidur dan mau tidur malam, badannya mulai terasa enak, ringan, dan enteng. Saya tambah semangat untuk melihat cucu ke depannya dan tambah semangat melayani keluarga. Apabila ada masalah kesehatan, janganlah ditunda-tunda penanganannya," pesan Ana Sunarti[cite: 2]. [SB.102/CAHAYA]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰