Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Kesaksian Korban Selamat Terbaliknya Kapal Virgo Transport 8: Terdengar Suara Truk Terguling Sebelum Kapal Karam


SARIBERITA.ID
- Insiden terbaliknya Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa masih menyisakan trauma mendalam bagi para penumpang yang selamat. Sejumlah korban saat ini tengah menjalani perawatan medis dan pemulihan, salah satunya di RSUD Ulin, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Korban diketahui bernama M. Fajri Akbar, dengan status sebagai Penumpang Kapal / Korban Selamat. Ia merupakan warga asal Tegal yang tengah dalam perjalanan menuju Banjarmasin untuk memenuhi panggilan kerja.

Saat ditanya mengenai kondisi kesehatannya pasca-insiden, Fajri menyatakan bahwa dirinya kini berangsur pulih. "Alhamdulillah sudah lebih membaik. Sudah tidak ada keluhan, saat ini hanya terasa pegal-pegal saja," ungkap M. Fajri Akbar.

Fajri kemudian menceritakan detik-detik menegangkan sesaat sebelum Kapal Virgo Transport 8 karam. Menurut kesaksiannya, insiden bermula dari suara gemuruh yang mencurigakan dari area bawah kapal.

"Kalau sebelum tenggelam itu di dek bawah kayak ada suara truk jatuh, kayaknya truk guling. Habis itu kapal langsung miring, dan sudah, tenggelam," jelas M. Fajri Akbar mendeskripsikan situasi yang berlangsung sangat cepat.

Gentingnya situasi saat itu semakin diperparah dengan minimnya arahan keselamatan. Fajri mengungkapkan bahwa ketika kapal mulai miring dan ombak membesar, sama sekali tidak ada imbauan atau instruksi evakuasi dari pihak kru kapal. Ia menyebutkan bahwa situasi murni didominasi oleh kepanikan luar biasa dari para penumpang yang berusaha menyelamatkan diri masing-masing.

Untuk bisa bertahan hidup di tengah kepanikan, Fajri menceritakan cara darurat yang ia lakukan. "Caranya duduk di dinding kapal (yang sudah miring) itu sambil pegang plastik sampah (polybag). Terus setelah kapal sudah tenggelam, baru saya ikut terjun ke air," kenangnya.

Terkait ketersediaan alat keselamatan, M. Fajri Akbar mengonfirmasi bahwa fasilitas pelampung sebenarnya tersedia di dalam kapal. Namun, karena kejadian kapal terbalik yang begitu mendadak dan cepat, ia mengaku sama sekali tidak memiliki kesempatan atau waktu untuk mengambil pelampung tersebut.

[SB.103/Riskph]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰