Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Karhutla Jambi Meluas, Pencarian Jurnalis di Anak Krakatau, hingga Restrukturisasi Utang KCIC


SARIBERITA.ID
 - Berbagai dinamika peristiwa penting mewarnai penjuru Nusantara pekan ini. Kabar menonjol datang dari rentetan kejadian bencana alam, tragedi kemanusiaan, hingga pembaruan kebijakan ekonomi berskala nasional yang menjadi sorotan publik.

Di Pulau Sumatera, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dilaporkan terus meluas dan makin mengkhawatirkan. Lahan yang dilahap si jago merah di kawasan Taman Hutan Raya Sultan Taha Saifuddin, Jambi, kini tercatat telah melebihi luas 30 hektare. Proses pemadaman terus dipersulit oleh dua kendala utama di lapangan, yakni minimnya akses sumber air dan tiupan angin kencang yang membuat api cepat menjalar.

Sebagai bentuk respons atas krisis Karhutla di Indonesia, Pemerintah Jepang turut mengulurkan tangan dengan mengirimkan bala bantuan armada udara. Sebanyak tiga unit helikopter berkapasitas besar, Chinook CH-47, dilaporkan telah mendarat di Kalimantan Barat dan dipersiapkan untuk membantu operasi pemadaman di berbagai titik api rawan.

Sementara itu, aktivitas vulkanik di sejumlah daerah menunjukkan peningkatan signifikan. Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali mengalami erupsi pada Selasa pagi. Gunung ini menyemburkan kolom abu vulkanik tebal yang membubung hingga ketinggian 800 meter dari atas puncak.

Gejolak vulkanik lainnya juga terjadi di Selat Sunda dan sempat melumpuhkan sektor transportasi udara. Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, sebelumnya terpaksa menghentikan seluruh operasionalnya imbas dari sebaran abu erupsi Gunung Anak Krakatau. Beruntung, bandara kembali pulih dan mulai melayani puluhan rute penerbangan domestik pada Selasa dini hari.

Terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau, muncul kabar duka yang menyelimuti dunia pers. Lima orang jurnalis dilaporkan hilang kontak saat tengah menjalankan tugas peliputan erupsi gunung tersebut. Saat ini, tim SAR Gabungan yang melibatkan unsur Basarnas, BPBD, dan Polairud telah dikerahkan untuk memperluas area pencarian di sepanjang jalur terakhir yang diduga dilalui para korban.

Dari kawasan Indonesia Timur, tindak kekerasan fatal kembali pecah. Tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, dilaporkan meninggal dunia. Ketiganya menjadi korban penembakan mematikan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Beralih ke sektor ekonomi dan kebijakan publik, pemerintah pusat tengah bersiap merilis program inklusi keuangan terbaru. Melalui program ini, setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah genap berusia 17 tahun akan secara otomatis dibuatkan rekening perbankan. Pemerintah diperkirakan menyiapkan alokasi anggaran hingga triliunan rupiah dari APBN untuk merealisasikan inisiatif ini.

Pembaruan penting juga datang dari mega-proyek infrastruktur Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) alias Whoosh. Menteri Keuangan secara terbuka mengonfirmasi bahwa utang negara terkait proyek kereta cepat tersebut telah memasuki tahap restrukturisasi. Beban utang yang ditaksir menembus angka 7,2 miliar Dolar AS (sekitar Rp116 triliun) itu, kini mendapatkan pelonggaran tenor cicilan hingga 80 tahun. Dengan skema baru ini, perkiraan besaran cicilan utang ditekan menjadi sekitar Rp1 triliun per tahunnya.

Menutup rentetan kabar sepekan terakhir, warga di ibu kota dan sekitarnya sempat dikejutkan oleh guncangan gempa pada Sabtu pagi. Gempa bumi bermagnitudo 5,9 tersebut berpusat di wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Meski guncangannya terasa cukup kuat di daratan, pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) langsung memberikan kepastian bahwa gempa tersebut sama sekali tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.

[SB.103/Riskph]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰