Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Wapres Gibran Tinjau Sekolah di Tengah Kepungan Kabut Asap Palangka Raya, Pastikan Program Makan Bergizi Berjalan

 

SARIBERITA.ID - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, di tengah kondisi wilayah tersebut yang sedang dikepung kabut asap pekat akibat bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Dalam lawatannya, Wapres turun langsung untuk meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di daerah tersebut.

Setibanya di lokasi, kehadiran Wapres Gibran disambut dengan sangat antusias oleh para siswa, tenaga pendidik, dan warga setempat. Kunjungan ini difokuskan untuk melihat langsung kondisi fasilitas serta kelayakan infrastruktur pendidikan dasar di daerah tersebut. Selain itu, Wapres juga mengecek langsung kesiapan dan implementasi program strategis pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), agar benar-benar tersalurkan dengan baik kepada para siswa.

Di sela-sela peninjauannya, Wapres Gibran menyempatkan diri berinteraksi hangat dengan masyarakat dan membagikan paket bingkisan berupa buku bacaan serta alat tulis kepada anak-anak sekolah.

Mengenai ancaman kabut asap Karhutla yang mengintai kesehatan siswa, aktivitas belajar mengajar di Palangka Raya terpantau masih berjalan dengan sejumlah penyesuaian khusus. Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menjelaskan bahwa pihaknya telah merujuk pada petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah) terkait aturan sekolah di masa darurat asap.

"Pada saat edaran kemarin kami buat, kondisi kualitas udara berada di rentang tidak sehat. Menurut juknis dari Kemendikdasmen itu, mereka boleh sekolah tapi harus sangat memperhatikan protokol kesehatan," jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya.

Meski demikian, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah antisipasi darurat jika kualitas udara akibat Karhutla menembus level yang membahayakan pernapasan siswa.

"Karena di dalam edaran kita itu, di poin enam mengatakan bahwa apabila kualitas udaranya memburuk ke kisaran sangat tidak sehat, itu berarti anak-anak harus dipulangkan dan kembali belajar dari rumah," tegas Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya.

Langkah pengawasan langsung yang dilakukan Wapres Gibran ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat untuk memastikan hak pendidikan anak-anak serta program strategis nasional tetap berjalan optimal, sekaligus memastikan keselamatan mereka di tengah darurat bencana kabut asap.[SB.104/Pebri]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital
✕
✕
☰