Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

[HEADLINE NEWS, 31/08] Dua Pekan Pascagempa Nagekeo Mulai Pulihkan Fasilitas Sekolah

 


SARIBERITA.ID, Nagekeo — Memasuki pekan kedua pascagempa bumi yang melanda Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), langkah pemulihan infrastruktur secara bertahap terus digenjot. Salah satu fokus utama pemerintah daerah dan para relawan saat ini adalah merehabilitasi fasilitas pendidikan agar para siswa dapat segera kembali belajar di lingkungan yang aman dan memadai.

Transisi dari Tenda Darurat ke Ruang Kelas

Pascabencana, sejumlah gedung sekolah dilaporkan mengalami kerusakan struktural, mulai dari dinding yang retak hingga atap yang ambruk. Kondisi ini sempat memaksa aktivitas belajar mengajar dipindahkan sementara ke tenda-tenda pengungsian. Namun, berdasarkan laporan tayangan Headline News (31/08), proses perbaikan bangunan sekolah kini mulai menunjukkan perkembangan positif.

Banyak sisa puing bangunan yang telah dibersihkan oleh tim gabungan, dan beberapa sekolah dengan tingkat kerusakan ringan sudah mulai beroperasi secara terbatas.

Strategi Percepatan Pemulihan Pendidikan

Untuk memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi di masa tanggap darurat, pemerintah setempat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menerapkan beberapa langkah taktis, meliputi:Asesmen Kelayakan Gedung: Melakukan pendataan dan pengecekan struktur bangunan untuk memisahkan gedung yang masih aman digunakan dengan yang harus dibangun ulang.Pembangunan Kelas Darurat: Mendirikan ruang kelas sementara berbasis material ringan (seperti baja ringan dan asbes) yang lebih layak dan tahan cuaca dibandingkan tenda terpal.Pendampingan Psikososial: Menyelenggarakan program trauma healing secara rutin di sekolah-sekolah guna memulihkan mental siswa dan guru dari trauma gempa susulan.

Pemerintah daerah mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong dalam masa pemulihan ini. Targetnya, seluruh kegiatan operasional pendidikan di Nagekeo dapat kembali normal dalam waktu dekat tanpa mengesampingkan faktor keselamatan para peserta didik.

[SB.102/CAHAYA]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital