Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

DPR Resmi Sahkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia Periode 2026-2031


SARIBERITA.ID
– Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi menyetujui dan mengesahkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk masa jabatan 2026-2031. Pengesahan ini dilakukan setelah Destry dinyatakan lolos dalam tahap uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang diselenggarakan oleh Komisi XI DPR RI.

Pengambilan keputusan tersebut dilaksanakan dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 yang digelar di Gedung Parlemen, Jakarta. Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Puan Maharani (Ketua DPR RI), dan turut dihadiri oleh jajaran Wakil Ketua DPR.

Sebelum persetujuan resmi diberikan, Muhammad Misbakhun (Ketua Komisi XI DPR RI) terlebih dahulu menyampaikan laporan hasil akhir dari rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap para calon pimpinan Bank Indonesia di hadapan seluruh peserta Rapat Paripurna.

Selain menetapkan Destry sebagai Gubernur BI, dalam rapat yang sama DPR RI juga memberikan persetujuan terhadap penetapan dua pejabat teras Bank Indonesia lainnya. Mereka adalah Aida S. Budiman yang disahkan sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia periode 2026-2031, serta Solikin M. Juhro yang disahkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2026-2031.

Usai resmi ditetapkan oleh parlemen, Destry Damayanti (Gubernur Bank Indonesia) menyatakan komitmennya untuk melanjutkan rumusan kebijakan bank sentral yang selama ini dinilai telah membawa dampak positif. Ia menegaskan bahwa kebijakan BI ke depan akan terus disesuaikan dengan dinamika ekonomi dan tantangan zaman guna menciptakan iklim usaha yang stabil.

"Yang pasti kalau yang sudah baik dan sesuai dengan keadaan perkembangan zaman, itu pasti akan kita lanjutkan. Karena kebijakan itu memang sangat tergantung dengan kondisi yang terjadi," ujar Destry Damayanti.

Lebih lanjut, Destry menyoroti kondisi perekonomian global yang saat ini masih diselimuti oleh tingginya ketidakpastian. Oleh karena itu, menjaga stabilitas akan menjadi fokus dan prioritas utama Bank Indonesia di bawah kepemimpinannya.

"Kalau kita lihat di tingkat global, ketidakpastian masih tinggi. Jadi artinya, stabilitas itu tetap menjadi prioritas kita. Karena kalau ekonomi kita stabil, kita juga bisa terus menjaga nilai tukar yang stabil dan inflasi yang stabil," jelasnya.

Menurut Destry, penciptaan kondisi makroekonomi yang stabil tersebut pada akhirnya akan membentuk iklim yang kondusif bagi perekonomian nasional agar dapat terus tumbuh dan berkembang.

"Jadi sense-nya tetap sama, bahwa dalam kondisi seperti sekarang di mana ketidakpastian global masih tinggi, maka stabilitas tetap menjadi kunci bagi kami," pungkas Destry Damayanti.[SB.104/Pebri]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital