SARIBERITA.ID – Insiden maritim yang berpotensi memicu eskalasi ketegangan kembali terjadi di perairan strategis Timur Tengah. Sebuah kapal super tanker yang memuat minyak dilaporkan meledak saat tengah berlayar melintasi kawasan Selat Hormuz.
Pihak otoritas Iran menyebutkan bahwa ledakan yang mengguncang kapal super tanker minyak tersebut diduga kuat terjadi akibat hantaman ranjau laut yang berada di perairan.
Terkait insiden ini, Garda Revolusi Iran (IRGC), selaku otoritas militer dan keamanan yang memantau perairan tersebut, mengeluarkan pernyataan resmi. Menurut penjelasan Garda Revolusi Iran, kapal tanker tersebut meledak karena menggunakan jalur pelayaran yang dianggap terlarang atau tidak semestinya di dalam kawasan strategis Selat Hormuz.
Peristiwa ledakan ini langsung memicu kekhawatiran internasional, mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu titik leher (chokepoint) paling vital bagi perdagangan energi dunia. Kawasan selat ini menjadi rute utama bagi sekitar 20 persen aliran distribusi minyak mentah global yang dikirim melalui jalur laut.
Para pengamat mengkhawatirkan bahwa meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan perairan Selat Hormuz pasca-insiden ini dapat memberikan dampak yang signifikan dan meluas. Insiden serupa tidak hanya mengancam keselamatan aktivitas pelayaran komersial, tetapi juga berpotensi mengganggu rantai pasok dan distribusi energi internasional yang bergantung pada rute tersebut.
[SB.103/Riskph]


.jpg)


0 Komentar