SARIBERITA.ID, Jakarta - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, memberikan tanggapan tegas menyusul beredarnya video dugaan perundungan yang dilakukan oleh oknum pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tindakan tidak terpuji tersebut ditujukan kepada siswa yang menjadi korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan ini ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.
Wapres Gibran sangat menyayangkan pernyataan dan olok-olok oknum SPPG yang merundung korban tersebut. Ia menegaskan tentang pentingnya menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman bagi seluruh kalangan, terlebih bagi anak-anak yang tengah menjadi korban keracunan dan justru sangat membutuhkan empati.
Terkait perkembangan kondisi kesehatan para korban, Wapres Gibran juga menyampaikan kabar baik mengenai dua korban keracunan yang berasal dari Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Setelah sebelumnya mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, kini kedua korban tersebut telah dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
Sebelumnya, Wapres Gibran juga telah menyempatkan diri untuk menjenguk langsung para siswa yang menjalani perawatan akibat insiden keracunan MBG di Kabupaten Karo. Pada kesempatan tersebut, ia menemui pihak keluarga korban dan menawarkan opsi pengobatan lanjutan, baik dipusatkan di Medan maupun di Jakarta. Di hadapan keluarga korban, Gibran secara tulus menyampaikan permohonan maaf atas musibah yang menimpa para siswa dan memastikan bahwa proses pemulihan mereka akan menjadi prioritas dan perhatian utama pemerintah.
"Saya yang minta maaf Pak, saya minta maaf sekali atas kejadian ini. Kami pastikan anak-anaknya pulih semua ya, dikasih penanganan sampai benar-benar sembuh total ya," ungkap Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden Republik Indonesia.
[SB.102/CAHAYA]


.jpg)


0 Komentar