Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Banjir Nepal Telan Ribuan Jiwa, Jenazah Tanpa Identitas Terpaksa Dimakamkan di Pinggir Hutan


SARIBERITA.ID
Bencana banjir dahsyat yang menerjang Nepal telah mengakibatkan krisis kemanusiaan yang luar biasa. Tingginya jumlah korban tewas membuat Pemerintah Nepal terpaksa mengambil langkah darurat dengan melakukan pemakaman sementara, khusus bagi para korban banjir yang belum berhasil teridentifikasi.

Jumlah korban akibat bencana ini terus bertambah secara signifikan. "Badan Penanggulangan Bencana Nepal hingga saat ini mencatat sebanyak 1.003 korban tewas dan 3.916 orang hilang, termasuk di antaranya 583 warga negara asing," urai laporan tersebut.

Prosesi pemakaman darurat bagi puluhan jenazah ini dilakukan di dekat area pinggiran hutan di ibu kota Kathmandu. Di bawah guyuran hujan deras pada Selasa waktu setempat, petugas gabungan dari kepolisian dan pihak rumah sakit tampak bahu-membahu menguburkan para korban. Untuk mengamankan area makam darurat tersebut, petugas memasang kawat berduri di sekeliling lokasi. Setiap pusara hanya ditandai dengan penanda bernomor berwarna biru bagi jenazah yang identitasnya belum diketahui.

Pihak berwenang Nepal menegaskan bahwa pemakaman massal ini bersifat sementara. Langkah ini diambil karena ruang penyimpanan jenazah tidak lagi memadai, sementara proses identifikasi membutuhkan waktu. Sebelum dikuburkan, tim forensik telah mengambil dan menyimpan sampel DNA, memotret ciri-ciri wajah yang khas, serta mencatat detail identifikasi fisik lainnya.

Setiap makam juga dilengkapi dengan nomor referensi khusus. Hal ini dirancang untuk memudahkan pihak keluarga yang kehilangan anggota keluarganya untuk mengidentifikasi dan mengklaim jenazah di kemudian hari ketika proses pencocokan data dilakukan.

Terkait pelaksanaan prosedur pemakaman ini, salah seorang Perwakilan Otoritas/Petugas Pemakaman Nepal di lokasi kejadian memberikan penjelasan.

"Sebanyak 85 jenazah dibawa ke lokasi ini, dan kami telah menyelesaikan sebagian dari proses pemakaman sementara ini. Ini belum sepenuhnya selesai, namun dilakukan sesuai dengan protokol internasional dan pedoman prosedur nasional yang ditetapkan untuk menangani jenazah yang belum teridentifikasi," terangnya.

Selain kerusakan dan korban jiwa yang masif di Nepal, dampak bencana ini rupanya juga meluas. Laporan yang sama menyebutkan bahwa Otoritas Tiongkok di wilayahnya turut mencatat adanya 16 korban tewas dan 546 orang dinyatakan hilang, di mana 261 orang di antaranya merupakan warga negara asing.

[SB.103/Riskph]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital