SARIBERITA.ID| Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memastikan bahwa ketersediaan anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) pada tahun ini masih dalam kondisi aman. Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga kesinambungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Langkah antisipasi ini disiapkan untuk merespons kemungkinan melonjaknya harga minyak mentah dunia pada tahun 2027 akibat eskalasi konflik dan dinamika geopolitik global yang masih terus berlangsung.
Hal tersebut ditegaskan oleh Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, saat ditanya mengenai strategi pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian global yang dapat memicu kenaikan harga komoditas energi.
"Berdoa dulu biar perang cepat selesai," ujar Purbaya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemerintah telah memiliki skenario kebijakan agar postur anggaran negara tidak goyah.
"Yang kedua, kita akan pasti lakukan langkah-langkah untuk memastikan anggaran kita tetap berkesinambungan seperti tahun ini," tambahnya.
Menurut Menkeu, fluktuasi harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik bukanlah tantangan yang benar-benar baru bagi perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, ia meyakini pemerintah memiliki pengalaman yang cukup untuk mengelola dampaknya dengan baik.
"Ini kan bukan pengalaman baru, kita enggak akan terlalu kaget," pungkas Purbaya.[SB.101/R]




0 Komentar