Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Metro Xinwen - Sinden Cilik Disabilitas Memukau di HUT Ke 81 RI


 SARIBERITA.ID, JAKARTA - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun ini diwarnai oleh momen yang luar biasa dan penuh haru. Seorang sinden cilik penyandang disabilitas netra berhasil memukau ribuan pasang mata dalam acara pentas seni budaya tingkat nasional yang turut diliput secara khusus oleh program Metro Xinwen. Penampilan epiknya di atas panggung membuktikan bahwa keterbatasan fisik sama sekali bukanlah penghalang untuk mencintai dan melestarikan warisan budaya leluhur bangsa.

Sinden cilik bernama Ayu Larasati (10) tampil begitu anggun mengenakan kebaya tradisional bermotif bunga. Dengan suara emasnya yang melengking tinggi dan cengkok khas langgam Jawa yang sempurna, ia membawakan sejumlah tembang macapat serta lagu-lagu nasional yang diaransemen ulang dengan sentuhan karawitan. Penampilannya tak hanya mengundang decak kagum dan standing ovation, tetapi juga membuat sejumlah pejabat dan penonton yang hadir meneteskan air mata haru. Panggung perayaan HUT RI ke-81 ini pun terasa semakin bermakna berkat pesan inklusivitas dan semangat pantang menyerah yang ia bawa.

Mengomentari penampilan yang sarat akan makna tersebut, Rina Wijaya selaku Kepala Dinas Kebudayaan, menyatakan kebanggaan serta apresiasinya terhadap dedikasi sang sinden cilik. Rina menyebutkan bahwa pemerintah akan terus berupaya memberikan dukungan penuh dan ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk bebas berekspresi.

"Ayu Larasati adalah aset bangsa yang berharga. Suaranya tidak hanya indah, tetapi juga menyuarakan makna kemerdekaan yang sesungguhnya, yaitu merdeka dari segala rasa putus asa dan keterbatasan. Kami sangat mengapresiasi penampilan memukaunya hari ini dan berkomitmen untuk terus menyediakan panggung inklusif bagi para seniman disabilitas," ujar Rina Wijaya.

Di belakang panggung, tangis bahagia dan rasa syukur terpancar dari wajah pihak keluarga. Supriyanto selaku Ayah sekaligus Pelatih Vokal Ayu, mengungkapkan betapa kerasnya perjuangan sang putri dalam mempersiapkan penampilan di momen bersejarah ini. Latihan pernapasan dan pendalaman teknik vokal sinden dilakukan secara disiplin setiap hari demi memberikan persembahan terbaik untuk peringatan kemerdekaan Tanah Air.

"Ayu memiliki tekad dan semangat belajar yang sangat luar biasa. Meskipun ia tidak bisa melihat teks lagu secara visual, ia mampu menghafal setiap nada, ritme, dan lirik melalui kepekaan pendengarannya yang sangat tajam. Penampilannya di panggung perayaan HUT ke-81 RI ini adalah bentuk cinta dan kado darinya untuk Indonesia," jelas Supriyanto.

Melalui sorotan kemeriahan yang ditayangkan oleh Metro Xinwen, kisah inspiratif sinden cilik disabilitas ini diharapkan dapat menyebar luas dan memotivasi seluruh elemen masyarakat. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat yang indah bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika setiap warga negara, tanpa memandang kondisi fisik maupun latar belakangnya, mampu bangkit dan memberikan karya terbaiknya bagi nusa dan bangsa.

[SB.102/CAHAYA]

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital