Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

iklan 728 x 90

Lampung Catat Inflasi Terendah di Sumatera, Bukti Pengendalian Harga Dinilai Berhasil


SARIBERITA.ID-
  Provinsi Lampung kembali mencatatkan prestasi di bidang ekonomi dengan menjadi provinsi yang memiliki tingkat inflasi tahunan (year-on-year/YoY) terendah di Pulau Sumatera hingga Juli 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Lampung tercatat sebesar 1,76 persen, mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat.

Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dipimpin Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, Yusharto Huntoyungo, dan diikuti secara virtual oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia. Dalam forum itu, Lampung disebut sebagai provinsi dengan inflasi terendah di wilayah Sumatera.

Yusharto Huntoyungo mengapresiasi konsistensi Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjalankan berbagai langkah pengendalian inflasi. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga di pasar.

Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Yanyan Ruchyansah, menjelaskan bahwa laju inflasi di Lampung terus mengalami perbaikan. Secara bulanan (month-to-month), inflasi berubah dari 0,55 persen menjadi minus 0,49 persen, sedangkan inflasi tahunan turun dari 2,46 persen menjadi 1,76 persen. Kondisi tersebut menunjukkan langkah pengendalian harga yang dilakukan pemerintah berjalan efektif.

Keberhasilan Lampung menekan inflasi tidak terlepas dari pengendalian sejumlah komoditas pangan strategis. Penurunan harga bawang merah, cabai rawit, cabai merah, telur ayam ras, dan tomat menjadi faktor utama yang membantu menekan laju inflasi, meskipun harga beras dan bawang putih masih mengalami kenaikan.

Selain itu, perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Lampung dalam beberapa pekan terakhir juga berada pada level negatif. Kondisi ini menjadi indikator bahwa harga berbagai kebutuhan pokok relatif stabil sehingga tekanan inflasi dapat dikendalikan dengan baik.

Pada tingkat kabupaten, Lampung Timur tercatat sebagai daerah dengan deflasi terdalam di Sumatera sekaligus menjadi salah satu wilayah dengan tingkat inflasi tahunan terendah. Capaian tersebut memperkuat posisi Provinsi Lampung sebagai daerah yang berhasil menjaga stabilitas harga di berbagai wilayahnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap capaian ini dapat terus dipertahankan melalui penguatan koordinasi dengan seluruh pemerintah daerah, pelaku usaha, dan instansi terkait. Stabilitas inflasi yang terjaga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, menjaga daya beli masyarakat, serta menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif di Provinsi Lampung.[SB.09/Pebrianti ]*

Posting Komentar

0 Komentar

Sistem Pengarsipan Digital