SARIBERITA.ID| Kementerian Hukum (Kemenkum) Republik Indonesia mengambil langkah proaktif dengan turun langsung ke masyarakat melalui program dialog bertajuk "Pasti Ada Solusi". Dalam kegiatan perdananya, Kemenkum menggelar tatap muka secara langsung dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) guna mendengarkan berbagai aspirasi, masukan, dan saran terkait kualitas layanan hukum serta proses pengurusan izin usaha.
Menteri Hukum, Supratman, menjelaskan bahwa inisiatif untuk berdialog langsung dengan masyarakat ini merupakan wujud implementasi dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan terwujudnya pemerintahan yang terbuka (transparan) dan efisien.
Melalui platform dialog ini, Kemenkum dapat mengidentifikasi dan memahami secara langsung berbagai kendala hukum maupun hambatan administrasi dan perizinan yang sering dihadapi oleh para pelaku usaha di lapangan. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari Perhimpunan INTI telah menyampaikan sejumlah usulan penting terkait optimalisasi layanan publik.
"Jujur, 'Pasti Ada Solusi' ini adalah kegiatan yang luar biasa. Begitu banyak persoalan yang hari ini bisa kita selesaikan, baik itu terkait dengan layanan perizinan berusaha dan lain sebagainya. Sekarang, kami akan terus membuka diri," ungkap Menteri Hukum Supratman di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, Supratman berjanji bahwa Kemenkum akan mengkaji secara saksama setiap masukan yang diberikan oleh berbagai pihak dan menjadikannya sebagai referensi utama untuk terus mengoptimalkan pelayanan publik ke depannya. Kemenkum juga berkomitmen untuk terus menyediakan wadah komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.
Ia juga kembali menegaskan visi pemerintah saat ini yang ingin mengubah wajah birokrasi menjadi pelayan masyarakat seutuhnya.
"Bapak Presiden selalu menekankan bahwa birokrasi di kita itu adalah birokrasi yang harus melayani rakyat. Dan inilah wujud bukti nyata bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto hadir untuk melayani," tutup Supratman.[SB.101/Ran]





0 Komentar